Kutai Timur
Bupati Kutim pemkab kutim APBD Kutim 
Puluhan Sapi Jumbo Mendarat di Kutim, Lebaran Tanpa Cemas Kekurangan Daging
SELASAR.CO, Sangatta – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memastikan ketersediaan daging sapi bagi masyarakat dalam kondisi aman.
Kepastian ini diperkuat dengan tibanya sedikitnya 60 ekor sapi berukuran besar di kandang penampungan sementara pada kawasan Rumah Potong Hewan (RPH) Batota, Sangatta Utara.
Langkah proaktif DTPHP ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan daging selama momentum Lebaran.
Kepala DTPHP Kutim, Dyah Ratnaningrum, mengungkapkan bahwa sapi-sapi yang didatangkan memiliki kualitas super dengan bobot yang signifikan.
Berita Terkait
“Untuk Idulfitri 1447 Hijriah, stok sapi itu mencapai 60 ekor, bahkan ini mau datang lagi. Ukurannya sebesar-besar itu, diperkirakan di atas 400–600 kg. Jadi untuk stok Lebaran aman, ya,” jelasnya.
Dengan jumlah tersebut, masyarakat tidak perlu khawatir akan terjadi kelangkaan stok daging selama hari raya Lebaran.
Kesigapan DTPHP dalam menjaga ketahanan pangan ini mendapat apresiasi langsung dari Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi. Dalam kunjungannya ke RPH Batota, Wabup meninjau langsung kesiapan personel dan kondisi hewan ternak yang akan dipotong.
Mahyunadi menegaskan bahwa kualitas daging yang beredar di masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah. Ia memastikan bahwa seluruh proses pemotongan dilakukan dengan standar kesehatan yang ketat.
“Tadi kita lihat langsung, stok sapi kita sangat berkualitas. Pemotongan dilakukan di RPH dan diawasi langsung oleh dokter hewan secara ketat. Jadi, kami pastikan daging yang sampai ke tangan masyarakat adalah daging yang sehat dan layak konsumsi,” tegas Mahyunadi.
Dengan adanya pengawasan medis dari dokter hewan, serta dipotong oleh tenaga bersertifikat dari juru sembelih halal (Juleha) di RPH Batota, masyarakat Kutai Timur diimbau untuk tidak ragu membeli daging sapi di pasar-pasar lokal, karena telah melalui prosedur pemeriksaan kesehatan hewan sebelum dan sesudah dipotong.
Penulis: Gunawan
Editor: Yoghy Irfan

