Utama
pln samarinda PLN Kalimantan PLN 
Perkuat Interkoneksi Kaltim-Kalsel, PLN UIP KLT Percepat Pemasangan Ratusan Komponen Vital GI Grogot
SELASAR.CO, Samarinda - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Kalimantan Bagian Timur (PLN UIP KLT) terus memacu pembangunan infrastruktur kelistrikan di Kabupaten Paser. Melalui Unit Pelaksana Proyek Kalimantan Bagian Timur 1 (UPP KLT 1), para pejuang kelistrikan kini tengah fokus menyelesaikan pemasangan ratusan komponen vital pada proyek Extension 2 Line Bay Gardu Induk (GI) 150 kV Grogot arah GI Sei Durian.
Proyek strategis ini bertujuan untuk memperkuat sistem interkoneksi energi yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan, sekaligus menciptakan jalur alternatif guna meningkatkan keandalan listrik di kedua wilayah tersebut.
General Manager PLN UIP KLT, Basuki Widodo, menjelaskan bahwa selama ini tulang punggung transmisi Kalsel-Kaltim hanya bertumpu pada jalur tunggal, yakni GI Tanjung menuju GI Kuaro. Kehadiran koneksi baru dari GI Grogot ke GI Sei Durian akan memberikan fleksibilitas tinggi pada sistem kelistrikan.
“Kami sedang membangun jalur alternatif yang kuat. Jika terjadi gangguan di satu jalur, jalur ini siap menyokong. Dengan demikian, risiko pemadaman di masyarakat dapat kita minimalisir sedini mungkin,” tegas Basuki dalam keterangan resminya, Selasa (28/4/2026).
Berita Terkait
Saat ini, pengerjaan konstruksi telah memasuki fase krusial, yaitu erection dan installation. Ratusan set peralatan utama seperti Disconnecting Switch (DS), Circuit Breaker (CB), Current Transformer (CT), Capacitive Voltage Transformer (CVT), hingga Lightning Arrester (LA) mulai dipasang dengan tingkat presisi dan ketelitian tinggi.
Manager PLN UPP KLT 1, I Made Gita Prawira, yang mengawal langsung di lapangan, menekankan bahwa seluruh proses instalasi dilakukan dengan pengawasan ketat, termasuk penyelarasan (alignment) komponen dan pengencangan baut yang menjadi penentu kualitas aliran listrik.
“Ini adalah pekerjaan presisi tinggi. Mulai dari mendirikan struktur baja hingga menempatkan peralatan sensitif, semua ada hitungannya. Kami memastikan setiap pengujian awal dilakukan tanpa cela sebelum tiba waktunya pemberian tegangan (energize),” jelas I Made. Ia juga menambahkan bahwa aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi prioritas utama bagi seluruh tim di lapangan.
Proyek yang dikerjakan oleh KSO Usaha Bakti Perkasa PT Mahameru Energi Semesta ini telah menunjukkan progres positif sejak dimulai pada pertengahan April 2026. Kehadiran infrastruktur ini diharapkan tidak hanya menambah aset fisik PLN, tetapi menjadi komitmen nyata dalam menghadirkan listrik yang stabil tanpa kedip demi mendukung pertumbuhan ekonomi di tanah Kalimantan.
Penulis: Boy
Editor: Yoghy Irfan

