Pendidikan
seragam gratis kaltim program seragam gratis kaltim 
Penyaluran Seragam Gratis SMA/SMK Kaltim Senilai Rp1 Juta Per Siswa Ditarget Agustus–September, Disdikbud: Siswa Sementara Boleh Berpakaian Bebas
SELASAR.CO, Samarinda - Program seragam gratis bagi siswa SMA/SMK, SLB, dan MA di Kalimantan Timur ditargetkan mulai didistribusikan pada Agustus hingga September 2026. Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim, Armin, menyebutkan saat ini proses pendataan ukuran seragam, sepatu, serta kebutuhan khusus seperti jilbab bagi siswa perempuan masih berlangsung.
“Pendataan hampir selesai, terutama di sekolah negeri. Untuk swasta masih berjalan karena ada batasan cut-off tanggal tertentu. Setelah itu tidak ada tambahan data lagi,” jelas Armin saat dihubungi awak media pada hari ini, Selasa (14/7/2026).
Program ini menyasar sekitar 65 ribu siswa dengan anggaran pagu sebesar Rp65 miliar, sama seperti tahun sebelumnya. Setiap siswa akan menerima satu stel seragam putih abu-abu lengkap dengan tas dan sepatu. “Pagunya Rp1 juta per siswa, sudah termasuk transportasi (pengiriman) dan pajak. Angka ini mempertimbangkan kondisi geografis Kaltim yang luas,” tambahnya.
Meski distribusi seragam diperkirakan baru berlangsung setelah tahun ajaran dimulai, Disdikbud menegaskan tidak ada kewajiban bagi siswa untuk segera mengenakan seragam putih abu-abu.
“Kami tidak memaksakan siswa memakai seragam. Mereka boleh menggunakan pakaian bebas. Kalau ada yang ingin membeli sendiri juga tidak masalah, yang penting tidak ada pemaksaan dari sekolah,” tegas Armin.
Program seragam gratis ini berlaku untuk seluruh jenjang SMA, SMK, SLB, dan MA, baik negeri maupun swasta. Tahun lalu realisasi penerima mencapai sekitar 63–64 ribu siswa, bergantung pada hasil cut-off data.
Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Yoghy Irfan

