Ragam

dishub lampu merah 

Dishub Butuh Rp 6 Miliar untuk Lampu Jalan dan Traffic Light



Trafict Light di Simpang Empat Lembuswana
Trafict Light di Simpang Empat Lembuswana

SELASAR.CO, Samarinda – Pemkot Samarinda tengah membahas pengajuan permohonan bantuan keuangan 2020 kepada Pemerintah Provinsi Kaltim. Endang Liansyah, Asisten II Sekkot Samarinda, menyebut, meski tahapan pengajuan bankeu baru dimulai pada April 2020 mendatang, pihaknya tidak mau proses pembahasan baru dilakukan mendekati batas akhir masa pengajuan.

"Provinsi kan menerima pengajuan dari seluruh kabupaten/kota, kalau numpuk semua di OPD di April bisa nggak selesai pembahasannya," jelas Endang.

Jumat (11/10/2019), mantan Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Samarinda telah bertemu dengan Dinas Perhubungan Samarinda untuk membahas item-item yang akan diajukan dalam bankeu tersebut.

Anggaran untuk perbaikan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) dan Traffic Light, menjadi item yang diajukan oleh Dishub Samarinda. Namun pengajuan tersebut belum dapat ditindaklanjuti karena berkas yang belum lengkap.

"Semua usulan itu harus ada data pendukung, seperti pengajuan LPJU. Harus jelas itu berapa luas jalannya, tingginya berapa, dan spesifikasi lainnya. Jadi tadi saya minta lengkapi," tambahnya.

Sementara itu, Rinjani, Kasi Prasarana Jalan Dishub Samarinda menerangkan, untuk perbaikan LPJU diprioritaskan untuk jalan-jalan yang menjadi pintu masuk Samarinda. "Kalau dari Tenggarong jalan Pangeran Suryanata yang kita fokuskan dan Jalan HAM Rifaddin yang jadi pintu masuk Samarinda dari Balikpapan," jabarnya.

Rinjani mengaku belum memasukkan penganggaran LPJU untuk kawasan jalan Poros Samarinda-Bontang. "Untuk jalan Poros Samarinda-Bontang hingga saat ini belum masuk, karena setelah ada bandara di daerah itu kami antisipasi nanti akan dilakukan pelebaran jalan," katanya.

Sementara untuk revitalisasi traffic light, titik padat penduduk seperti simpang empat Lembuswana dan simpang Air Putih menjadi fokus utamanya.

Total anggaran yang diajukan oleh Dishub untuk bantuan keuangan revitalisasi dua item tersebut sebesar Rp 6 miliar.
"Tahun kemarin kami ajukan bankeu Rp 15 miliar dan diterima hanya Rp 3 miliar. Kita sebenarnya terlambat mengajukannya karena tidak tahu jadwalnya," pungkas Rinjani.

 

 

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya