Ragam

Selyca School Festiva 

Unjuk Kebolehan Siswa-siswi di Selyca School Festiva 2019; The Future is Exciting



Siswa-siswi TK Selyca Islamic School menyuguhkan tarian tradisional
Siswa-siswi TK Selyca Islamic School menyuguhkan tarian tradisional

SELASAR.CO, Samarinda – Akhir pekan ini tampak menyenangkan bagi 131 anak yang bersekolah di Selyca Islamic School, Jalan Kadrie Oening, Samarinda. Pasalnya, mereka tengah mengikuti Selyca School Festiva 2019 yang digelar selama dua hari, 22-23 November 2019.

Didampingi ayah bunda, anak-anak itu unjuk kebolehan. Mulai dari bernyanyi, menari, hingga menghafalkan surah-surah pendek Alquran. Acara itu mengusung tema “The Future is Exciting” atau dapat diartikan masa depan yang menyenangkan.

Muzaka Midiastono, Konsultan Pendidikan Selyca Islamic School menuturkan, acara Selyca School Festiva 2019 ini adalah kegiatan tahunan yang sudah berjalan dua tahun. “Maksud dari kegiatan ini adalah membuka kesempatan untuk masyarakat umum belajar dan berkembang dengan Selyca,” ujar Muzaka.

Selain mengundang para orang tua, kegiatan itu juga mengundang banyak orang, mulai dari instansi pemerintahan, sekolah, hingga masyarakat umum. Selain dihibur dengan aneka pementasan di panggung utama, pengunjung juga dimanjakan dengan pameran karya dari siswa-siswi TK dan SD Selyca Islamic School.

“Ada juga hasil karya anak-anak yang dibuat bersama keluarganya di family project, itu kita tampilkan. Tujuannya untuk mengapresiasi dan memberi inspirasi bagi para pengunjung,” tambah Dani Kurnia Afandi, Kepala SD Selyca Islamic School.

Antusiasme orang tua menyaksikan pementasan anak-anak mereka di Selyca School Festiva 2019

Selyca Islamic School saat ini telah memiliki tiga level pendidikan, yakni Kelompok Bermain, Taman Kanak-kanak, dan Sekolah Dasar. Untuk meningkatkan kualitas pendidikannya, setiap rombongan belajar (rombel) dibatasi hanya untuk 8 orang siswa. Saat ini jumlah siswa kelompok bermain dan TK ada 70 anak, sedangkan untuk siswa SD ada 61 anak.

Prestasi akademis tidak menjadi tolok ukur di sekolah ini. Melainkan, pendidikan karakter dan membentuk anak menjadi pribadi kuat lah yang paling diutamakan.

“Kami mengandalkan pelajaran karakter atau pembentukan pribadi agar menjadi pribadi yang lebih kuat, mandiri, dan independen. Agar dia bisa bertahan dimanapun dia berada,” imbuh Zaka.

Pasangan Sarwo Edi dan Herlina, orang tua dari Yusuf Nur, siswa TK Selyca mengungkapkan kegembiraan melihat perkembangan anaknya yang jauh lebih baik. “Dari keagamaannya sudah banyak berubah, saat makan, tidur sudah selalu mengingatkan untuk membaca doa,” ujar Lina.

Bagi Lina, memberikan pendidikan yang terbaik untuk anak memang harus dilakukan sejak dini. Apalagi untuk membentuk karakter anak, perlu peran sekolah yang baik agar anak jadi baik.

“Sekolah ini untuk anak cukup bagus ya, karena selain ada pendidikan umumnya ada pendidikan agamanya juga,” tambah Edi.

 

 

Penulis: Fathur
Editor: Awan

Berita Lainnya