Utama

Dua Korban Tewas Kapal Tenggelam di Muara Kaman Ternyata Bukan ABK

Senin, 02 Desember 2019
 

LCT Mutiara 77 yang bermuatan alat berat, terbalik di perairan Kecamatan Muara Kaman

SELASAR.CO, Samarinda – Kapal Landing Craft Tank (LCT) Mutiara 77 yang bermuatan alat berat, terbalik di perairan Kecamatan Muara Kaman, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), pada Sabtu (30/11/2019) lalu sekitar pukul 04.00 Wita. Kantor Kesyahbandaraan dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) menyatakan bahwa dua orang yang meninggal dalam insiden itu, bukan anak buah kapal (ABK).

Ditemui di kantornya, Herdy Setiawan, Plh Kasi Keselamatan Berlayar KSOP Kelas II Samarinda mengatakan, pihaknya saat ini masih terus mendalami penyebab terbaliknya kapal LCT Mutiara 77 yang mengangkut excavator itu.

“Dua korban yang tenggelam sudah ditemukan, tapi mereka bukan bagian dari anak buah kapal. Menurut info yang kami terima, mereka adalah karyawan perusahaan dan operator alat berat tersebut,” tuturnya.

Diketahui, kapal bertipe LCT sebenarnya tidak diperbolehkan untuk mengangkut penumpang selain ABK.

“Sebenarnya mereka tidak boleh berada di situ, makanya kita akan mengkonfirmasi pihak perusahaan yang memperbolehkan mereka ikut di kapal itu siapa? Itu masih kita dalami,” imbuhnya.

Herdy Setiawan, PLH Kasi Keselamatan Berlayar KSOP Kelas II Samarinda

Terkait surat-surat belayar dan administrasi, KSOP sudah melakukan pengecekan. Hasilnya, izin kapal tersebut sudah lengkap. Namun, akibat insiden ini, pihaknya masih melakukan penahanan sejumlah berkas guna penyelidikan lebih lanjut.

Sedangkan kapal tersebut, saat ini masih dalam posisi kandas. Rencananya hari ini (2/12/2019) kapal akan segera dievakuasi.

“Kondisi saat ini masih dibiarkan miring dan kandas, karena beberapa instansi terkait masih melakukan investigasi pada LCT tersebut. Tapi secepatnya akan diselesaikan dan dikembalikan ke posisi semula,” pungkas Herdy.

 

Penulis: Fatatul Fadillah
Editor: Awan

kapal-tenggelam lct 

Berita Lainnya