Kutai Timur

dampak corona peternakan ayam kandang ayam Dinas Pertanian dan Peternakan 

Covid-19 Bikin Kandang Ayam di Kutim Kosong



Ilustrasi kandang ayam
Ilustrasi kandang ayam

SELASAR.CO, Sangatta – Dampak pandemi corona (Covid-19) dirasakan hampir semua kalangan. Termasuk petani. Untuk itu, Dinas pertenian dan Peternakan Kabupaten Kutai Timur mengaku telah mengusulkan anggaran pemulihan dampak ekonomi akibat Covid-19 sebesar Rp 8,8 miliar ke Pemkab Kutim.

Menurut Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kutim, Sugiono, anggaran itu di antaranya untuk pengembangan bawang merah yang sifatnya jangka pendek sebesar Rp 2 miliar dan peternakan ayam pedaging kurang lebih Rp 1 miliar, dan beberapa usulan lainnya.

“Sudah banyak kandang ayam kosong dan para petani sudah tidak tak bisa beternak lagi karena kesulitan mendapatkan bibit akibat Covid-19. Ditambah pada awal-awal Covid-19 harga ayam di pasaran juga menurun, kisaran Rp 20 ribu per kilogram. Namun, petani ayam tetap menjual, karena jika ditahan akan tetap menambah biaya pemeliharaan. itu salah satunya yang kita usulkan dapat bantuan,” ungkap Sugiono.

Selain itu, ada juga beberapa usulan bantuan berupa bibit untuk para petani dan bantuan pompa air. Beberapa waktu lalu, BMKG juga sudah memprediksi akan terjadi kemarau panjang. Sehingga usulan pengadaan itu juga dimasukkan.

“Bantuan itik petelur dan bantuan hand tractor juga ada, karena salah satu kelemahan petani sawah kita ini, tidak bisa melakukan penenaman secara serentak karena terbatasnya alat pengolahaan tanah secara mekanis,” bebernya.

Untuk itu, pihaknya sangat berharap dengan adanya usulan pemulihan ekonomi tersebut, para petani ayam pedaging maupun para petani yang lainnya, bisa kembali bergairah mengembangkan usaha.

“Kita juga berharap agar bantuan pemulihan dampak ekonomi kepara petani itu juga bisa segera direalisasikan. Kalau kegiatan petani yang sifatnya swadaya masih tetap berjalan di lapangan. Namun bagi petani yang terdampak Covid-19, akan sulit bangkit jika dalam waktu dekat tidak segera mendapatkan bantuan dari pemerintah,” tandas Sugiono.

Penulis: Bonar
Editor: Awan

Berita Lainnya