Utama

Wanita Warga Kalsel Terkonfirmasi Corona dan Meninggal di Samarinda



Wanita Warga Kalsel Terkonfirmasi Corona dan Meninggal di Samarinda
Andi M Ishak, Plt Kadinkes Kaltim saat melakukan konferensi pers secara virtual

SELASAR.CO, Samarinda - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalimantan Timur mengumumkan perkembangan terbaru penanganan virus corona (Covid-19) di Kaltim. Disampaikan Andi M Ishak, Plt Kepala Dinkes Kaltim, pada Jumat (10/7/2020) terjadi penambahan 19 kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19. Kasus terdistribusi di Paser, Balikpapan, Samarinda, Kutai Kartanegara, Kutai Timur, dan Berau. Dengan begitu, total konfirmasi positif corona di Kaltim sebanyak 642 kasus.

“Pemeriksaan laboratorium Covid 19 dengan hasil positif (konfirmasi) Covid-19 per 10 Juli 2020 sebanyak 19 Kasus,” ujar Andi.

Berikut rincian penambahan kasus konfirmasi positif di Bumi Etam hari ini:

a) Paser 5 Kasus

  1. PSR 38 laki-laki 27 tahun warga Aceh, PSR 39 laki-laki 32 tahun warga Jawa Tengah, merupakan OTG (orang tanpa gejala) yang mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan sebagai persyaratan untuk kembali bekerja, kasus dirawat di RSUD Panglima Sebaya.

  2. PSR 40 perempuan 8 tahun warga DKI Jakarta merupakan kontak erat PSR 31, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.

  3. PSR 41 laki-laki 59 tahun warga Paser, merupakan PDP yang ditetapkan oleh tim klinis dan DKK Paser dengan keluhan demam, batuk, nyeri tenggorokan dan sesak napas, serta mempunyai komorbid DM dan hipertensi, kasus dirawat RSUD Panglima Sebaya.

  4. PSR 42 laki-laki 64 tahun warga Paser, merupakan PDP yang ditetapkan oleh tim klinis dan DKK Paser dengan keluhan demam, mual dan sesak napas, serta mempunyai komorbid DM dan penyakit ginjal kronis, kasus dirawat di RSUD Panglima Sebaya.

b) Balikpapan 6 Kasus

  1. BPN 247 laki-laki 37 tahun merupakan OTG warga Surabaya yang mengikuti pemeriksaan mandiri sebagai persyaratan kembali bekerja, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.
  2. BPN 248 laki-laki 34 tahun warga DKI Jakarta, BPN 249 laki-laki 30 tahun warga Jawa Barat, BPN 250 laki-laki 39 tahun warga Sulawesi Selatan dan BPN 251 laki-laki 30 tahun warga DKI Jakarta merupakan OTG yang mengikuti pemeriksaan mandiri dari perusahaan, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.

  3. BPN 252 wanita 49 tahun warga Balikpapan merupakan PDP yang ditetapkan oleh tim klinis dan DKK Balikpapan yang mempunyai keluhan demam, batuk, sesak napas, mual dan penciuman menurun, gambaran hasil foto thorak menunjukkan adanya pneumonia, kasus dirawat di RSUD Kanudjoso Balikpapan.

c) Samarinda 5 Kasus

  1. SMD 74 wanita 51 tahun, merupakan OTG warga Nusa Tenggara Timur yang datang ke Samarinda dan mempunyai kontak erat dengan KBR 31 dan KBR 32, kasus isolasi mandiri di Kutai Barat.

  2. SMD 75 wanita 20 tahun, merupakan OTG warga Sulawesi Selatan yang melakukan perjalanan ke Samarinda, kasus dirawat di RS Karantina Bapelkes Samarinda.

  3. SMD 76 wanita 21 tahun warga Samarinda merupakan OTG kontak erat SMD 72, kasus dirawat di RS Karantina Bapelkes.

  4. SMD 77 laki-laki 20 tahun warga Samarinda merupakan OTG pelaku perjalanan dari Jawa Timur, kasus dirawat di RS Karantina Bapelkes.

d) Kutai Kartanegara 1 Kasus

  1. KKR 77 laki-laki 38 tahun warga Jawa Timur, merupakan OTG kontak erat KKR 74, kasus dirawat di RS Pertamina Balikpapan.

e) Berau 1 Kasus

  1. BRU 49 laki-laki 40 tahun warga Sulawesi Selatan, merupakan OTG yang akan kembali bekerja di Berau, kasus dirawat di RSUD A Rivai Berau.

f) Kutai Timur 1 Kasus

  1. KTM 72 laki-laki 39 tahun warga Sulawesi Selatan, merupakan ODP yang ditetapkan oleh tim klinis dan DKK Kutai Timur dengan keluhan demam, kasus dirawat di RSUD Kudungga Sangatta.

Pada hari ini juga terdapat satu penambahan kasus terkonfirmasi positif yang meninggal dunia pada pagi tadi, sekira pukul 09.00 Wita. Yaitu SMD 78, wanita 57 tahun warga Kalimantan Selatan.

“Merupakan PDP yang ditetapkan oleh tim klinis dan DKK Samarinda dengan hasil rapid test/IFA positif dan pada tanggal 7 Juni dilakukan pengambilan swab, tanggal 9 Juli dengan hasil terkonfirmasi positif Covid-19 dan pada tanggal 10 Juli pasien meninggal dunia,” jelas Andi.

Sementara ada sebanyak sembilan orang yang telah dinyatakan sembuh hari ini. Dari Paser dan Samarinda masing-masing satu kasus, dan 7 lainnya berasal dari Balikpapan.

Dengan begitu, total ada 477 kasus sembuh di Kaltim, dari 642 kasus positif. Sementara untuk kasus pasien positif yang menjalani perawatan menjadi 153 kasus dan kasus meninggal menjadi 12 kasus.

Penulis: Fathur
Editor: Awan

penyebaran-covid-19 positif-corona otg meninggal-corona 

Berita Lainnya