Utama

kebakaran kebakaran gudang Pemadam kebakaran Kawasan Pergudangan 

Api Bakar Gudang Ban di Kawasan Pergudangan di Samarinda



Petugas dan relawan memadamkan api di gudang ban di kawasan Pergudangan Karang Asam Ulu II, Sungai Kunjang.
Petugas dan relawan memadamkan api di gudang ban di kawasan Pergudangan Karang Asam Ulu II, Sungai Kunjang.

SELASAR.CO, Samarinda – Sang jago merah mengamuk saat azan magrib berkumandang di komplek pergudangan Karang Asam Ulu II, Jalan Ir. Sutami, Sungai Kunjang. Api melahap gudang ban milik PT Sinta Winasri Putri Cipta sekitar pukul 18.15 Wita, Rabu (22/7/2020).

Ruskandar Wijaya, kepala cabang distributor salah satu merek ban kendaraan bermotor ini tampak sedih melihat kondisi tempat kejadian. Api nyaris melahap seluruh gudang yang berisikan ban berbahan karet tersebut.

“Saya sedang di rumah, mau makan malam ternyata dapat telepon kalau gudang terbakar jadi langsung kesini,” ujar Ruskandar.

Ditanya tentang muasal api, Ia mengaku belum mengetahui pasti. Begitupun dengan total kerugian yang diderita. “Saya kesini pemadam sudah banyak,” singkatnya.

Sementara Eka Putra (38), petugas keamanan gudang mengungkapkan api telah muncul sebelum azan magrib berkumandang. Saat itu, ia sedang berada di depan gudang untuk bersantai.

“Tiba-tiba ada api. Saya lagi di depan, teman yang kerja di pergudangan teriak kebakaran”, kata pria yang sudah bekerja selama 18 tahun tersebut. Ia mengatakan, pintu gudang saat itu telah ditutup pada jam 5 sore. Begitu melihat api, ia pun langsung  menghubungi pemadam kebakaran.

Sementara Ketua PMK Swasta Raja Parfum, Saiful Anwar awalnya mendapatkan informasi dari radio frekuensi adanya kebakaran di daerah pergudangan. Pihaknya pun segera menurunkan anggota terdekat untuk mengecek kebenaran. Ditanya tentang penyebab kebakaran, ia belum bisa memastikan. “Untuk korban negatif, tapi kerugian materil pasti ada,” kata Saiful.

Karena material yang terbakar terbuat karet sehingga proses pemadaman sedikit lebih lama. Namun api mampu dijinakkan setelah seluruh unit pemadam datang memberikan bantuan.

“Jalanan yang banyak berlobang agak sedikit menghambat anggota untuk segera sampai ke lokasi kejadian, karena kita juga khawatir mobil atau motor malah terbalik,” pungkasnya.

Penulis: Fathur
Editor: Yoghy Irfan

Berita Lainnya