Kesehatan

Mobil PCR Keliling PCR Keliling  Mobile Combat Covid-19 tim surveilans DKK Samarinda 

Mantap, Wal! Pekan Depan Samarinda Sudah Punya Mobil PCR Keliling



Mantap, Wal! Pekan Depan Samarinda Sudah Punya Mobil PCR Keliling
Mobil PCR Keliling (Istimewa)

SELASAR.CO, Samarinda – Pemkot Samarinda sebentar lagi akan memiliki mobil polymerase chain reaction (PCR) keliling atau Mobile Combat Covid-19. Kendaraan ini diklaim mampu memberikan hasil pengetesan lebih cepat, hanya sekitar 40 menit.

Plt Kepala DKK Samarinda, Ismed Kusasih mengatakan, pengadaan mobil PCR keliling tersebut tidak lepas dari upaya Pemkot Samarinda mempercepat deteksi terhadap penyebaran virus di Kota Tepian.

“Jadi mobil PCR ini intinya supaya terjadi percepatan pendeteksian Covid-19. Karena InsyaAllah kalau kita lakukan swab, pemeriksaan PCR-nya hanya butuh waktu tidak lebih dari satu jam, itu sudah keluar hasilnya,” ujar Ismed, Selasa (28/7/2020).

Ia melanjutkan, dengan keberadaan mobil PCR akan membantu mempercepat tim surveilans melakukan tracing kontak erat pasien yang sudah terkonfirmasi positif Covid-19. Selain itu juga untuk mempercepat diagnosa pada pasien rumah sakit yang membutuhkan hasil cepat. Karena selama ini, skrining awal rumah sakit pada pasien masih sebatas menggunakan rapid test dan Imunoflouresensi assay (IFA)

“Kalau sudah ada ada mobil PCR, Alhamdulillah, kita bisa beroparesional selama 24 jam untuk memastikan pasien ini terkonfirmasi positif (Covid-19) atau tidak,” jelas Ismed.

Ismed menuturkan, unit mobil tersebut telah dilengkapi dengan dua alat PCR portabel buatan Korea Selatan. Dalam sekali pengoperasian, satu alat mampu mengetes hingga 8 sampel swab. Selain dapat menjadi laboratorium, pengambilan swab juga dapat dilakukan di mobil tersebut. Diperkirakan mobil PCR akan tiba di Kota Tepian pada pekan depan.

“Doakan saja minggu depan mobilnya sudah datang, ini sedang dalam perjalanan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ismed menegaskan kebutuhan memiliki mobil PCR keliling sangat mendesak. Karena saat ini Pemkot Samarinda masih mengirimkan sampel swab ke provinsi karena ketiadaan alat PCR.

Plt Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Samarinda, dr Ismed Kusasih

“Jujur saja kita kalau melakukan swab itu sangat cepat, sekarang ada dua ribu swab yang kita kirim ke provinsi karena yang punya alat PCR kan provinsi, di RS AWS dan Labkesda. Sekarang mudah-mudahan dengan mobil PCR kita bisa lebih cepat mendapatkan hasilnya,” pungkas Ismed.

Diketahui dari rilis DKK Samarinda per hari ini, pukul 17.00 Wita, terdapat penambahan kasus positif Covid-19 sebanyak 12 kasus sehingga total kasus konfirmasi menjadi 256. Pasien sembuh bertambah 10 orang sehingga total menjadi 146 orang, 10 orang meninggal dan 2 kasus probable. Dan masih ada 100 orang yang sedang menjalani perawatan di rumah sakit dan isolasi mandiri.

Penulis: Fathur
Editor: Faidil Adha

Berita Lainnya