Politik

Pilbub Kukar Edi Damansyah Rendi Solihin Edi-rendi Partai Gerindra 

Beredar SK Rekomendasi DPP Gerindra Dukung Edi-Rendi di Kukar



Salinan SK yang beredar.
Salinan SK yang beredar.

SELASAR.CO, Kutai Kartanegara – Partai Gerindra menunjukkan arah dukungan kepada pasangan Edi Damansyah-Rendi Solihin di Pilkada Kutai Kartanegara (Kukar). Hal itu diperkuat dengan beredarnya Surat Keputusan (SK) Rekomendasi Bakal Calon Bupati dan Wakil Bupati Kukar.

SK tertanggal 8 Juni 2020, dengan Nomor 06-761/Rekom/DPP-GERINDRA/ 2020 ini ditujukan kepada Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerindra Kukar. Terdapat empat poin dalam SK yang ditandatangani Ketua Dewan Pembina/Ketua Umum Gerindra, Prabowo Subianto dan Sekjen Gerindra Ahmad Muzani.

Pada poin pertama, DPP Partai Gerindra menyatakan setuju dan merekomendasikan pasangan Edi Damansyah-Rendi Solihin untuk maju sebagai calon bupati dan wakil bupati di Kukar.

Kemudian pada poin kedua DPC Gerindra Kukar diintruksikan melakukan koordinasi dengan bakal calon bupati dan wakil bupati untuk persiapan pencalonan.

Poin ketiga yakni DPC Partai Gerindra Kukar dinstruksikan untuk mengamankan dan memenangkan pencalonan dengan mengerahkan semua potensi, mulai dari anggota DPRD provinsi maupun kabupaten, hingga pengurus tingkat ranting. Sedangkan poin keempat berbunyi, rekomendasi dibuat untuk dilaksanakan.

Sementara itu Ketua DPC Gerindra Kukar, Rudiansyah mengaku belum bisa memastikan SK tersebut valid, karena ia belum menerima pemberitahuan secara struktural. Selain itu pihaknya juga belum menerima pemanggilan dari DPP. Menurutnya, jika DPP mengeluarkan SK Rekomendasi Dukungan, DPC akan dipanggil ke DPP, untuk menerima SK secara resmi.

“Artinya kalau SK di tangan kami, kami dipanggil dan konfirmasi dari DPP, secara struktural ya, ini kan belum. Artinya kalau belum struktural, secara organisasi kami belum diizinkan untuk mengakui apapun. Jadi tunggu kami pegang SK, misalnya SK-nya di kami, kami dipanggil ke DPP atau DPD, kalau belum takutnya salah,” jelasnya.

Jika benar Partai Gerindra bergabung dalam koalisi pendukung Edi-Rendi, maka pasangan birokrat-milenial itu disokong 20 kursi. Yakni PDI-P 7 kursi, PKS 3 kursi, Nasdem 2 kursi, Perindo 1 kursi, dan Gerindra 7 kursi.

Sedangkan pasangan Awang Yacoub Luthman-Suko Buono saat ini mengantongi rekomendasi PKB yang memiliki 5 kursi. Sementara pemilik 20 kursi lainnya belum memberikan arah dukungan, yaitu Golkar 13 kursi, PAN 5 kursi, PPP 1 kursi, dan Hanura 1 kursi.

Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Awan

Berita Lainnya