Utama

pohon tumbang  tertimpa pohon  Pemadam kebakaran kota Samarinda 

Kejatuhan Pohon, Pengendara Terlempar dari Motornya



Usia pohon yang sudah tua, diduga menjadi penyebab tumbangnya pohon berjenis ketapang.
Usia pohon yang sudah tua, diduga menjadi penyebab tumbangnya pohon berjenis ketapang.

SELASAR.CO, Samarinda - Dilaporkan terjadi pohon tumbang yang membuat kepadatan lalu lintas di sepanjang jalan DI Panjaitan, Kelurahan Mugirejo, Kecamatan Sungai Pinang, Rabu, (21/10/2020).

Usia yang sudah tua, diduga menjadi penyebab tumbangnya pohon berjenis ketapang tersebut. Situasi jalan yang memang tengah ramai saat itu, membuat 1 mobil, 1 truk, dan 1 sepeda motor tertimpa batang pohon. 

Seorang saksi mata, Hidayat menuturkan 5 menit sebelum kejadian, dirinya tengah duduk di bawah pohon untuk beristirahat. Ia kemudian mendengar suara retakan pohon. Tak berselang lama, pohon tersebut kemudian tumbang setelah ia sempat menjauh.

Saat itu dirinya melihat seorang pengendara motor tertimpa pohon tepat di kepala hingga korban jatuh dan terlempar. 

Hidayat juga menjelaskan bahwa ada dua kendaraan lainnya, diketahui 1 mobil dan 1 truk turut tertimpa pohon. Namun, tidak ditemui adanya korban jiwa dalam kejadian tersebut. 

“Ada mobil, mobil pribadi satu, truk satu, ditambah satu motor bapak-bapak diperkirakan berusia 50 tahun, terkena runtuhan pohon tepat di kepalanya hingga terlempar. Motornya agak sedikit rusak,” ucap Hidayat.

Ditemui setelah evakuasi, Sunardi Siman, Staff Operasional Pengendalian Dinas Pemadam Kebakaran Samarinda menerangkan bahwa proses evakuasi pohon tumbang tersebut dilakukan bersama warga setempat. Ia juga membenarkan adanya kendaraan yang tertimpa dalam kejadian tersebut. 

Kondisi batang pohon yang telah lapuk termakan usia dipastikan menjadi penyebab tumbang. Saat kejadian, kondisi cuaca tidak berangin dan tidak ada potensi untuk membuat pohon tersebut tumbang.

“Pohon ketapang, pohonnya cukup besar itu, padahal tidak ada angin, mungkin pohonnya sudah tua dan lapuk, jadi tumbang,” kata Sunardi.

Penulis: Bekti
Editor: Awan

Berita Lainnya