Kutai Kartanegara

Penjambretan Jambret di Tenggarong pelaku Jambret  Korban Jambret  Tim Aligator Polres Kukar 

Ibu Rumah Tangga di Tenggarong Dijambret di Atas Motor



Ibu Rumah Tangga di Tenggarong Dijambret di Atas Motor
Ilustrasi

SELASAR.CO, Tenggarong - Seorang wanita pengendara sepeda motor menjadi korban jambret di lampu merah simpang tiga Jalan Pesut dan Jalan Belida, Kelurahan Rapak Mahang, Kecamatan Tenggarong, pada Kamis (8/4/2021).

Korban jambret, Asmila Jumah, mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 11.00 Wita. Pada saat itu, ia bersama anaknya ingin pulang ke rumahnya yang juga berada di kawasan Jalan Pesut. Ketika berhenti di simpang 3 lampu merah Jalan Pesut, tiba-tiba datang seorang laki-laki menggunakan sepeda motor langsung mengambil dompet di kantong sebelah kanan korban. Pelaku pun langsung membawa lari dompet tersebut.

"Pas saya stop, diambilnya dompet saya, langsung dia belok ke Jalan Belida. Isi dompet ada ATM, SIM, dan uang Rp 4 juta," terang Jumah.

Ibu rumah tangga itu sempat mengejar pelaku sampai Jalan Belida hingga Jalan Aji Masnandai. Namun, korban tak berhasil, karena sempat terhalang mobil yang berada tepat di depannya.

"Mau saya lewati, takut ada orang dari arah berlawanan, di situ saya sudah kehilangan jejak," ujar Jumah.

Ia menjelaskan, biasanya kondisi di simpang tiga lampu merah tersebut selalu ramai, lantaran di sekitaran kawasan tersebut ada warung makan yang selalu ramai didatangi pengunjung.

"Tapi, pas kejadian itu sepi sekali gak ada orang, cuma saya dan anak saya saja," katanya.

Sementara itu, Kapolsek Tenggarong, Iptu Rachmad Andika Prasetyo, mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait penjambretan di lampu merah simpang tiga Jalan Pesut dan Belida tersebut.

"Pelaku ini sepertinya sudah membuntuti dari awal kegiatan korban. Sehingga, ketika melihat kesempatan, pelaku mengambil dompet yang ada di kantong sebelah kanan korban," terang Andika.

Sementara ini, tim gabungan dari Reskrim Polsek Tenggarong bersama Tim Aligator Polres Kukar sedang melakukan penyelidikan serta melakukan pengejaran terhadap pelaku jambret.

"Untuk ciri-ciri awal pelaku sudah didapati. Tapi, untuk persisnya masih dalam penyelidikan," katanya.

Atas kejadian ini, ia pun mengimbau kepada masyarakat Kukar, khususnya warga Tenggarong agar selalu waspada. Karena menjelang bulan puasa diperkirakan tingkat kriminalitas sangat tinggi. Oleh karena itu, jika ingin berpergian, agar selalu memperhatikan barang-barang yang sedang dibawa.

"Jadi untuk warga Tenggarong, untuk selalu waspada dan tidak teledor dalam menyimpan barang-barangnya," tutup Andika.

Penulis: Juliansyah
Editor: Awan

Berita Lainnya