Kutai Timur

KPU RI Pemilu 2024 Pemilu Serentak Bawaslu Kutim 

Bahas Peran Pers di Pemilu 2024, Bawaslu Gelar Rakor dengan Media di Kutim



Rapat Koordinasi (Rakor) dengan sejumlah awak media terkait pengelolaan kehumasan, peliputan, dan dokumentasi serta informasi publik.
Rapat Koordinasi (Rakor) dengan sejumlah awak media terkait pengelolaan kehumasan, peliputan, dan dokumentasi serta informasi publik.

SELASAR.CO, Sangatta – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) meluncurkan Tahapan Pemilu Tahun 2024 pada Selasa 14 Juni 2022 lalu. Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kutai Timur (Kutim) pun langsung menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) dengan sejumlah awak media terkait pengelolaan kehumasan, peliputan, dan dokumentasi serta informasi publik. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu (15/6/2022) di Hotel Royal Victoria Sangatta.

Kegiatan ini bertema “Peran pers dan media dalam pengawasan partisipatif jelang pemilu serentak tahun 2024”. Menghadirkan dua narasumber yakni dari Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo Perstik) Kepala Radio Pemerintah (RPD) Kutim Agus Purnama dan dari Bawaslu Kutim Muhammad Idris, Koordinator Bidang Hukum, Humas, Data dan Informasi.

Dalam kesempatan itu, Ketua Bawaslu Kutim Andi Mappasiling mengakui rapat koordinator tersebut merupakan kerja pertama yang dilakukan Bawaslu Kutim untuk berdiskusi langsung dengan sejumlah awak media terkait tahapan pemilu yang akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang. 

“Kegiatan ini juga bentuk apresiasi kita kepada kawan-kawan pers yang ada di Kutai Timur. Terutama bagaimana kita bisa bersinergi antara pers dengan Bawaslu dalam mengawal tahapan Pemilu serentak yang akan berlangsung pada tahun 2024 mendatang, yang sudah dimulai sejak tanggal 14 Juni 2022 kemarin,” kata Andi Mappasiling. 

Karena itu, menurut Andi Mappasiling pihaknya langsung menjalin hubungan silaturahmi dengan sejumlah insan pers yang ada di Kabupaten Kutai Timur, agar ke depan bisa bersama-sama melakukan pengawalan tahapan pesta demokrasi ini agar tetap bejalan aman, jujur, dan adil.

“Karena itu, kita sangat butuh sinergi yang sangat kuat lagi dengan kawan-kawan pers, agar seluruh tahapan-tahapan pemilu bisa tersampaikan langsung ke masyarakat,” terangnya.

Kepala RPD Kutim Agus Purnama mengatakan bahwa peran pers dan media sangat berperan penting dalam menyampaikan informasi ke pada masyarakat, secara akurat sehingga bisa memberikan informasi tentang pendidikan politik kepada masyarakat.

“Pers memiliki peran penting dalam memilah dan menyebarluaskan informasi mengenai Pemilu, mulai dari tahapan hingga hasil pemilu. Melalui peran tersebut pers bisa ikut aktif melakukan pendidikan politik, yaitu membantu masyarakat menentukan pilihan politik mereka,” jelas Agus Purnama saat menyampaikan materi di hadapan sejumlah awak media.

Selain itu, pers juga berperan penting dalam melakukan kontrol atas pelaksanaan pemilu, dengan melaporkan praktik-praktik curang, sejak tahap pendaftaran pemilih hingga penghitungan suara.

“Tak hanya itu, pers juga berperan sebagai media hiburan terutama dalam hal menyajikan informasi yang dapat menyejukkan dan memberikan penyegaran, menghilangkan ketegangan, menghilangkan gesekan-gesekan antara peserta pemilu dan tim sukses sehingga tidak menimbulkan perpecahan dalam kerangka kekeluargaan dan persaudaraan,” tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Bidang Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu Kutim Muhammad Idris menyampaikan bahwa peran Bawaslu bagi pers pada pemilu 2024 bisa sebagai sumber rujukan utama dalam memperoleh informasi terkait pencegahan, pengawasan, penindakan pelanggaran dan sengketa proses pemilu.

“Tak hanya itu, juga sebagai tempat pelaporan dugaan pelanggaran pemilu atas temuan pers,” terangnya saat memberikan materi.

Penulis: Bonar
Editor: Awan

Berita Lainnya