Kutai Kartanegara

Sapras Pertanian di Kukar  Pertanian di Kukar Distanak Kukar Prokom Kukar Petani Kukar 

Pemkab Gelontorkan Rp39 Miliar untuk Bangun Sapras Pertanian di Kukar



Bupati Kukar, Edi Damansyah.
Bupati Kukar, Edi Damansyah.

SELASAR.CO, Tenggarong - Upaya Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) untuk meningkatkan kesejahteraan para petani terus dilakukan. Salah satunya, melalui program pertanian dalam arti luas yang berbasis kawasan.

Untuk mewujudkan program tersebut, Pemkab Kukar akan memanfaatkan lahan-lahan tidur untuk dikembangkan menjadi kawasan pertanian.

"Target kita itu sekitar 30 ribu hektare luasnya untuk kita capai dalam kurun waktu 2021 hingga 2026," ujar Bupati Kukar, Edi Damansyah.

Program pertanian dalam arti luas ini juga mendorong para kelompok tani untuk mengembangkan tanaman-tanaman yang sesuai dengan permintaan pasar. Salah satunya, tanaman hortikultura.

"Misalkan kalau berbicara hortikultura, pasar menginginkan tomat, itu kita dorong nanti ke petani menanam tomat. Seperti saat ini permintaan jagung hibrida tinggi, kita dorong nanti kelompok-kelompok tani menanam jagung," kata Edi.

Di tahun 2002 ini, pemerintah juga telah berkomitmen untuk memfasiltasi petani dalam meningkatkan produktivitas hasil pertaniannya, dengan cara membangun Sarana Prasarana (Sapras) penunjang pertanian di Kukar. Di antaranya, melakukan peningkatan jalan usaha tani dan membangun embung di lima kecamatan. Dengan begitu, program pertanian dalam arti luas yang berbasis kawasan bisa terealisasi dengan baik dan kesejahteraan petani juga akan lebih terjamin.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Sutikno, menyebutkan, peningkatan jalan usaha tani dan pembangunan embung itu difokuskan kepada daerah-daerah yang luas lahan pertaniannya sudah diatas seribu hektare.

"Jadi lima kawasan itu sudah ditentukan ada di atas seribu hektare," sebutnya.

Lima kecamatan tersebut meliputi wilayah Kecamatan Loa Kulu, Muara Kaman, Sebulu, Tenggarong dan Tenggarong Seberang. Selain itu, pemerintah juga akan membangunkan saluran irigasi di lima kawasan pertanian tersebut. Anggaran yang digelontorkan oleh Pemkab Kukar untuk penunjang pertanian tersebut sebesar Rp39 miliar, dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2022.

"InsyaAllah tahun ini 5 embung yang kita bangun. Yang sudah mulai jalan ini adalah jaringan irigasi dan jalan usaha tani. Alhamdulillah tahun ini pertanian ada alokasi Rp39 miliar," pungkasnya.

Penulis: Juliansyah
Editor: Awan

Berita Lainnya