Kutai Timur

Disdik Kutim  Bimtek Bimbingan Teknis  Data Pokok Pendidikan 

Puluhan Sekolah SD dan SMP, Dapat Bimtek dari Disdik Kutim



Bimtek operator data pokok pendidikan (Dapodik) dari puluhan sekolah baik SD maupun SMP  dari beberapa Kecamatan di Kutim.
Bimtek operator data pokok pendidikan (Dapodik) dari puluhan sekolah baik SD maupun SMP dari beberapa Kecamatan di Kutim.

SELASAR.CO, Sangatta - Dinas pendidikan Kutai Timur mengadakan bimbingan teknis (Bimtek) bagi sekitar 90 orang operator data pokok pendidikan (Dapodik) dari puluhan sekolah baik SD maupun SMP  dari beberapa Kecamatan di Kutim.

Bimbingan teknis yang dilakukan di Hotel Kutai Permai itu dibuka langsung oleh PLT Kepala Dinas Pendidikan Kutim hj Irma Yuwinda, dihadiri Kabid Pendidikan mengenha Ilham, Kabid PMPTP Abbas Husaini serta kabid Pendidikan Luar sekolah A Junaidi.

Saat membuka pelatihan tersebut, Irma meminta agar peserta  memanfaatkan pelatihan ini guna lebih meningkatkan  pengetahuan, seiring dengan perkembangan pendidikan, terutama dengan terbitnya berbagai aturan baru, untuk pelayanan pendidikan yang lebih bermutu. Seperti dengan terbitnya Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Nomor 79 Tahun 2015 tentang Data Pokok Pendidikan (Dapodik) menjadi awal dimulainya era pendataan yang lebih terstruktur, massif, dan berkualitas.

“karena Dapodik ini digunakan sebagai basis data untuk program-program unggulan Kemdikbudristek seperti Bantuan Operasional Sekolah/Pendidikan, penyaluran tunjangan guru, Program Indonesia Pintar, Asesmen Nasional, Akreditasi Sekolah dan program bantuan ke sekolah lainnya. Diharapkan dengan kualitas data yang semakin meningkat maka pemanfaatan Dapodik juga semakin luas baik di pusat maupun di daerah kita kabupaten kutai timur,” katanya.

Usai membuka Bimtek, Irma pada wartawan mengatakan, dengan Bimtek ini maka operator diharapkan akan mampu menyajika data yang riil di lapangan terkait dengan pendidikan. Sebab Update data nantinya mampu penunjang one data 2022-0223 tentang pendidikan. ”karena itu  dalam bimtek ini kami arahkan operator untuk lebih update data versi 2022-2023. Dengan sosialisasi ini pula akan memberikan pemahaman apa saja indikator capaian sektor pendidikan pada operator dapodik, sehingga mereka menjiwai, memahami, mendukung secara penuh pencapaian sektor pendidikan, baik capaian indikator ditambah  sembilan indikator dari Kementerian Pendidkna serta untuk tercapainya indikator utama dalam RPJMD,” Jelas Irma.

Diakui, operator Dapodik ini kini memiliki peran sentral serta garda terdepan dalam pendataan sektor pendidikan. Dengan pengisian data  yang riil, pemerintah akan mengambil kebijakan sektor pendidikan, baik sarana prasarana (Sapras), kenaikan e-rapor, maupun kebijakan skala prioritas pemerintah daerah,” katanya.

Sebab kebijakan berdasarkan data, berdasarkan skala prioritas, maka akan ada keterukuran dari pada optimalisasi ketercapaian indiator pendidikan. Seperti racio ketersediaan sekolah dibanding dengan penduduk usia sekolah. Itu artinya ketersediaan RKB, PPDB, bisa terbaca dari imputing data operator dapodik. Karena itu mereka diminta isi  sesunguhnya dapodik berdasarkan keadaan lapangan.

Penulis: Bonar
Editor: Awan

Berita Lainnya