Kutai Kartanegara

Dusun Pendemaran Aliran Listrik PLN Desa Muhuran Desa Sebelimbingan 

Dalam Waktu Dekat, Dusun Pendemaran Akan Dialiri Listrik 24 Jam Penuh



Kepala Desa Kenohan, Tommy.
Kepala Desa Kenohan, Tommy.

SELASAR.CO, Tenggarong - Desa Tuana Tuha merupakan salah satu Desa yang terletak di Kecamatan Kenohan, Kutai Kartanegara (Kukar). Di kawasan tersebut terdapat satu dusun yang kini baru saja telah menikmati aliran listrik. Tepat pada tanggal (27/1/2023) lalu, Bupati Kutai Kukar, Edi Damansyah meresmikan masuknya aliran listrik dari Perusahaan Listrik Negara (PLN) masuk di Dusun Pendamaran. Selain Dusun Pendamaran, aliran listrik di Desa Muhuran dan Desa Sebelimbingan, Kecamatan Kota Bangun juga turut diresmikan pada awal tahun 2023 ini.

Saat ini aliran listrik dari PLN sudah beroperasi di Dusun Pendamaran. Namun, untuk sementara hanya sebagian rumah warga saja yang baru menikmatinya.
"Baru lima rumah yang bisa teraliri listrik," ujar Kepala Desa Kenohan, Tommy.

Ia menyebut, dari informasi yang didapatkan dari pihak PLN, dalam waktu dekat desa Pendamaran akan teraliri listrik selama 24 jam penuh, setelah selesai pemasangan jaringan listrik di seluruh rumah warga desa.

"Apabila sambungan jaringan listrik sudah terpasang ke semua rumah, otomatis nanti saat bulan Ramadhan atau sesudah lebaran sudah bisa menikmati aliran listrik selama 24 jam penuh," sebut Tommy.

Masuknya aliran listrik PLN ke Dusun Pendamaran tentu membuat kemudahan bagi masyarakat. Selain malam hari desa menjadi terang, listrik juga bisa digunakan untuk penunjang kebutuhan lainnya. Seperti memproduksi es batu, memasak nasi dan juga mencuci pakaian. Hadirnya listrik PLN ini juga diharapkan dapat memberikan dampak terhadap peningkatan ekonomi di Dusun Penbdamaran.

Sebelumnya, masayarakat Pendamaran hanya menggunakan listrik komunal dan mesin genset untuk penerangan malam hari. Penggunaan listrik komunal itu juga disebut berdampak terhadap jaringan komunikasi. Selain itu, jika cuaca tak begitu bagus, daya listrik yang dihasilkan dari tenaga surya juga tak bisa bekerja dengan maksimal.

"Menggunakan listrik komunal itu memakan biaya yang cukup besar. Sehingga, itu memberatkan dari segi biaya. Kalau cuaca mendung itu (listrik komunal) hanya bertahan enam sampai delapan jam saja, juga berpengaruh dengan jaringan telekomunikasi. Karena jaringan itu juga menggunakan listrik komunal-nya," pungkasnya.

Penulis: Juliansyah
Editor: Awan

Berita Lainnya