Utama
Sidak SPBU Motor Brebet  Mobil Brebet  BBM Oplosan  Sidak SPBU di Samarinda  Penyebab Motor Brebet  Pertamax Oplosan   Pertalite Oplosan 
Gubernur dan Pertamina Kompak Sebut BBM Sesuai Standar, Warga Diminta Tak Termakan Isu

SELASAR.CO, Samarinda - Kasus mesin kendaraan bermotor mengalami brebet masih berlangsung di Samarinda. Jumlah pengguna kendaraan bermotor yang terdampak di Samarinda diperkirakan ratusan. Namun, belum ada kepastian mengenai sumber permasalahan tersebut.
Pihak Pertamina sebagai penyedia BBM menegaskan bahwa produk mereka telah sesuai standar. Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @busamsamarindaku, pihak Pertamina mengatakan permasalahan mesin faktor BBM yang menimpa ratusan kendaraan bermotor di Samarinda hanyalah “isu” semata.
“Akhir-akhir ini kan ada isu bahwa Pertamax ini oplosan. Sebenarnya sebelum kita bongkar, pasti sampel BBM nya kita cek dulu. Kalau tidak sesuai, akan kita kembalikan. Jadi jangan termakan isu-isu yang di luar sana,” ujar pegawai SPBU yang mengenakan pakaian hitam putih di video tersebut.
Satreskrim Polresta Samarinda pun ikut turun dalam penyelidikan BBM. Temuan mereka juga serupa dengan Pertamina, bahwa tidak ada masalah dengan kualitas BBM.
Berita Terkait
Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud juga ikut menyidak SPBU pada Sabtu (5/4/2025). Kehadiran Rudy dalam sidak tersebut untuk meyakinkan masyarakat bahwa kualitas BBM telah sesuai standar.
“Sebelum dikirim ke sini mereka (Pertamina) melakukan pengecekkan di laboratorium. Setelah diterima pun pasti akan dicek kembali apakah BBM telah sesuai spesifikasinya”, ujar Rudy dalam wawancara yang disiarkan langsung oleh akun instagram resmi Pemprov Kaltim.
Ratusan kendaraan yang brebet dalam kurun waktu seminggu terakhir merupakan katalis dari gejala-gejala yang sebelumnya ada. Beberapa pengendara telah merasakan penurunan performa BBM bahkan sejak November tahun silam.
“Itu kejadiannya di bulan November tahun kemarin pas belum rame ka, pas lagi mau ke perum citra land, waktu itu saksinya pas mogok security citraland, dan yang bantu dorong motor pekerja di sana sampai ke bengkel dekat mugirejo, malam saya isi di pom bensin di jl diponegoro, isi bensin pertamax, sempat dimalamkan di bengkel besok sore saya sama ade ada ambil motor ke bengkel, namanya saya cewe taunya motor udah baik aja, waktu itu saya bayar 175 ribu di bengkel, tapi gejalanya waktu itu motornya nyendat ga bisa digas biar digas kuat-kuat ga jalan motornya, di stater nyala, pas liat postingan nah saya ingat motor saya gitu juga,” ujar netizen @xxd*** ketika dihubungi reporter Selasar.co pada Jumat (4/4/2025)
Sampai saat ini masyarakat pun masih bertanya-tanya tentang lokasi SPBU yang aman dari stigma BBM oplosan. Kekhawatiran diperparah ketika beredar pesan berantai WhatsApp yang berisi daftar SPBU yang dicuragai mengedarkan BBM oplosan. Kendati demikian, informasi tersebut belum dapat dibuktikan kebenarannya.
Hingga berita ini ditulis, belum ada hasil uji resmi secara konkret dari lembaga pengawas kualitas BBM. Masyarakat seolah dibiarkan menyelesaikan sendiri teka-teki soal penyebab ratusan motor brebet yang terjadi di Samarinda.
Penulis: Zain
Editor: Awan