Hukrim

KM Teman Bejalanan di perairan Sungai Mahakam kapal wisata terbakara di samarinda  Kapal Wisata Mahakam 

Satpolairud dan Inafis Polresta Samarinda Gelar Olah TKP Kebakaran KM Teman Bejalanan



Olah TKP KM Teman Bejalanan di perairan Sungai Mahakam. (foto: selasar/rio)
Olah TKP KM Teman Bejalanan di perairan Sungai Mahakam. (foto: selasar/rio)

SELASAR.CO, Samarinda – Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polresta Samarinda bersama Tim Inafis Polresta Samarinda melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) terkait kebakaran kapal wisata KM Teman Bejalanan di perairan Sungai Mahakam, Senin (19/1) pagi.

Olah TKP yang dimulai sekitar pukul 10.00 WITA tersebut merupakan langkah awal penyelidikan untuk mengungkap penyebab pasti kebakaran yang melanda kapal wisata tersebut. Tim gabungan melakukan pemeriksaan menyeluruh dengan menyisir setiap bagian kapal, terutama area yang mengalami kerusakan paling parah.

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal di lokasi, titik awal kebakaran diduga berasal dari bagian mesin genset atau generator yang berada di lantai tiga kapal. Namun demikian, aparat kepolisian menegaskan bahwa dugaan tersebut masih bersifat sementara dan akan didalami lebih lanjut guna memastikan penyebab kebakaran secara akurat.

Seluruh barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian telah didokumentasikan dan diamankan oleh Tim Inafis Polresta Samarinda untuk kepentingan penyelidikan lanjutan. Proses pendalaman kasus ini juga akan melibatkan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri agar hasil penyelidikan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan profesional.

Kasat Polairud Polresta Samarinda, Kompol Rachmat Aribowo, melalui personel di lapangan menyampaikan bahwa olah TKP ini merupakan bentuk komitmen kepolisian dalam memberikan kepastian hukum serta menjamin keselamatan transportasi perairan, khususnya aktivitas wisata di Sungai Mahakam.

“Olah TKP dilakukan untuk mengetahui secara jelas kronologi dan penyebab kebakaran. Seluruh temuan akan kami dalami bersama Tim Inafis dan dikoordinasikan dengan Puslabfor agar hasil penyelidikan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah,” ujarnya.

Selama proses olah TKP berlangsung, situasi di sekitar lokasi kejadian terpantau aman dan kondusif. Satpolairud Polresta Samarinda memastikan akan terus mengawal proses penyelidikan hingga tuntas serta berkoordinasi dengan instansi terkait demi menjamin keselamatan dan kenyamanan aktivitas perairan di Kota Samarinda.

Penulis: Rio
Editor: Yoghy Irfan

Berita Lainnya