Kutai Timur

sopir truk tenggelam di sungai Teler berita kutim 

Tim SAR Gabungan Berhasil Mengevakuasi Jasad Sopir dan Satu Unit Truk dari Dasar Sungai Telen



Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad sopir dan satu unit dump truck yang tenggelam di Sungai Telen, Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur. (foto: selasar/Bonar)
Tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad sopir dan satu unit dump truck yang tenggelam di Sungai Telen, Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur. (foto: selasar/Bonar)

SELASAR.CO, Sanggata – Memasuki hari ketiga pencarian, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi jasad sopir dan satu unit dump truck yang tenggelam di Sungai Telen, Kecamatan Telen, Kabupaten Kutai Timur. Operasi evakuasi yang berlangsung dramatis pada Rabu (21/1/2026) ini melibatkan penyelaman dan penggunaan alat berat.

Korban, Andi Agus Supriadi (45), warga Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), ditemukan dalam keadaan meninggal dunia tidak jauh dari lokasi jatuhnya kendaraan dari ponton penyeberangan LCT RPNE.

Upaya evakuasi dimulai dengan penyisiran intensif oleh tim gabungan dari Satuan Polisi Air dan Udara (Sat Polairud) Polres Kutai Timur, Basarnas, BPBD, dan TNI. Sekitar pukul 15.00 WITA, tim berhasil mendeteksi keberadaan satu unit dump truck Hino berwarna hijau dengan nomor polisi KT 8579 VN di dasar sungai.

Kasat Polairud Polres Kutai Timur, AKP Sudarwanto, menjelaskan bahwa proses pengangkatan truk memerlukan bantuan alat berat.

"Penyelam Basarnas terlebih dahulu mengikat tali sling pada badan truk di dasar sungai. Pada pukul 16.00 WITA, kendaraan tersebut berhasil ditarik ke darat menggunakan excavator milik perusahaan," jelasnya.
Tak lama setelah truk berhasil diangkat, pencarian kembali difokuskan pada keberadaan korban. Pada pukul 18.21 WITA, jasad Andi Agus akhirnya ditemukan oleh tim SAR bersama warga sekitar.

Jasad korban langsung dievakuasi ke Puskesmas PDC Kecamatan Muara Wahau untuk divisum. "Saat ini jenazah telah diserahkan kepada pihak keluarga untuk dipulangkan ke Penajam Paser Utara," tambah AKP Sudarwanto.

Meski jasad sopir telah ditemukan, operasi SAR belum dinyatakan selesai. Berdasarkan laporan, masih terdapat satu unit dump truck Isuzu berwarna putih dengan nomor polisi KT 8341 YT yang diduga masih berada di dasar sungai. Tim SAR berencana melanjutkan pencarian pada hari ini, Kamis (22/1/2026).

Kapolres Kutai Timur, AKBP Fauzan Arianto, menyampaikan apresiasinya atas sinergi seluruh pihak yang terlibat. Namun, ia menegaskan bahwa pencarian akan terus dilanjutkan.

"Kami mengapresiasi kerja keras personel dan masyarakat. Fokus selanjutnya adalah menemukan satu unit kendaraan lagi yang masih tenggelam. Keselamatan tim tetap menjadi prioritas utama dalam melanjutkan operasi ini," tegas AKBP Fauzan.

 

Penulis: Bonar
Editor: Yoghy Irfan

Berita Lainnya