Utama
Peresmian Revamping Pabrik Amoniak 2 PKT di Bontang 
Pernah Diresmikan Presiden Soeharto, Hari Ini Revamping Pabrik Amoniak 2 PKT Diresmikan Titiek Soeharto di Bontang
SELASAR.CO, Bontang – Revamping Pabrik Amoniak 2 PT Pupuk Kaltim (PKT) di Kota Bontang resmi diresmikan hari ini oleh Ketua Komisi IV DPR RI, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto. Peresmian ini turut dihadiri Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, jajaran pimpinan kementerian dan lembaga, unsur Forkopimda Kalimantan Timur, Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, pemerintah daerah, serta manajemen PT Pupuk Indonesia dan PT Pupuk Kaltim.
Pabrik yang pertama kali diresmikan Presiden ke-2 RI Soeharto pada 29 Oktober 1984 ini dikenal sebagai produsen pupuk urea dan NPK terbesar di Asia Tenggara, sekaligus menjadi produsen pupuk strategis nasional yang memberi nilai tambah besar bagi Kalimantan Timur dan Indonesia.
Gubernur Kaltim menegaskan, revamping ini bukan sekadar penggantian mesin tua, melainkan upaya meningkatkan keandalan pasokan pupuk nasional.
“Revitalisasi pabrik kebanggaan Benua Etam ini mampu memenuhi kebutuhan pupuk Kaltim secara lebih optimal, sekaligus mendukung distribusi ke wilayah lain di Indonesia,” ujarnya.
“BUMN tidak boleh puas dengan sejarah masa lalu, tetapi harus berani berinvestasi untuk masa depan pangan Indonesia yang lebih mandiri," tambahnya.
Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa revitalisasi ini merupakan bagian dari program besar pembangunan industri pupuk nasional. Dengan beroperasinya pabrik amoniak ini, diharapkan subsidi pupuk urea dan NPK dapat ditekan hingga 20 persen, dengan tambahan volume pupuk bersubsidi mencapai 700.000 ton.
“Kita akan bangun tujuh pabrik pupuk baru, dan lima di antaranya akan diresmikan sebelum 2029,” jelasnya.
Sementara itu, Titiek Soeharto mengaku bangga dapat meresmikan proyek revamping ini, mengingat pabrik tersebut dahulu diresmikan oleh ayahandanya, Presiden Soeharto.
"Kami dari Komisi IV mengucapkan terima kasih atas undangan untuk hadir di sini, meresmikan revamping atau revitalisasi Pabrik Amonia Kaltim ini. Ini saya dihubungi oleh Pak Direktur Utama, Ibu Ketua harus datang ke sini karena dulu, 42 tahun yang lalu, adalah Bapak Presiden Soeharto-Ayahanda tercinta-yang meresmikan pabrik ini,” ungkapnya.
Titiek menambahkan, keberadaan pabrik ini memiliki sejarah panjang dan kontribusi besar. “Pabrik ini sungguh sangat luar biasa, sejarahnya panjang sekali. Selama empat dekade telah memberikan darma bakti-nya untuk kemajuan pangan Indonesia, dan keberadaan pabrik ini sudah bisa menghemat 10% dari biaya pengadaan pupuk selama ini," tambahnya.
Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Yoghy Irfan

