Pendidikan

MPLS Lesehan disdik samarinda mebeler sekolah 

Siswa SDN 027 Samarinda Ulu Lesehan Saat MPLS, Pemkot Pastikan Pengadaan Mebeler Segera Didistribusikan di Agustus-September 



Suasana kegiatan MPLS di SDN 027 Samarinda Ulu. (yoghy/selasar)
Suasana kegiatan MPLS di SDN 027 Samarinda Ulu. (yoghy/selasar)

SELASAR.CO, Samarinda – Belum lama ini beredar foto siswa SDN 027 Samarinda Ulu mengikuti kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dengan cara lesehan beralas karpet dan menulis di atas meja lipat. Kepala sekolah, Aidil Fitriansyah, menegaskan kondisi tersebut hanya sementara.

“Kami sudah melapor ke dinas dan meminta penambahan mebel baru, seperti meja dan kursi. Senin skenarionya tetap berjalan seperti biasa, 9 kelas dipakai bergantian. Kelas 1, 5, dan 6 belajar pagi, sementara kelas lain siang,” jelas Aidil saat ditemui Selasar pada hari ini Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, sistem belajar pagi dan siang terpaksa diterapkan karena jumlah ruang kelas belum mencukupi untuk menampung seluruh siswa sekaligus.

Sementara itu, Kasi Kelembagaan dan Sarana Prasarana SD Dinas Pendidikan Kota Samarinda, Amelia Indah Larasati, memastikan pengadaan mebeler untuk sepuluh sekolah dasar akan terealisasi pada tahun anggaran 2026 dengan total Rp4 miliar. Dana tersebut terdiri dari Rp3 miliar Bantuan Keuangan Provinsi Kaltim dan Rp1 miliar APBD Kota Samarinda.

“Agustus–September sudah bisa didistribusikan untuk sepuluh sekolah, termasuk SDN 027 Samarinda Ulu,” ungkap Amelia.

Ia menambahkan, masih ada sembilan sekolah lain yang telah dibangun ruang kelasnya sejak 2025 namun belum terakomodasi mebeler. Kebutuhan tersebut diproyeksikan mencapai Rp6 miliar dan akan diupayakan dalam anggaran 2027. 

Dengan pemenuhan mebeler, Pemkot Samarinda berharap seluruh sekolah dapat menjalankan pembelajaran satu shift penuh, sehingga tidak ada lagi siswa yang harus belajar lesehan. 

Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Yoghy Irfan

Berita Lainnya