Ragam
DLH Bulungan  Pemkab Bulungan  Karhutla 
Cegah Karhutla, DLH Bulungan Dorong Peran Aktif Masyarakat melalui Sosialisasi ProKlim
SELASAR.CO, Bulungan - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bulungan mendorong keterlibatan masyarakat dalam mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui Program Kampung Iklim (ProKlim).
Program tersebut disosialisasikan sebagai upaya meningkatkan kapasitas masyarakat dalam melakukan adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, termasuk mencegah praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.
Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup DLH Kabupaten Bulungan, Kahardiansyah, S.KH., M.Sc., mengatakan masyarakat memiliki peran penting dalam mencegah kerusakan lingkungan dan mengurangi risiko karhutla di tingkat desa maupun kelurahan.
“Melalui ProKlim, kami ingin memperkuat kesadaran dan kepedulian masyarakat terhadap pengendalian serta pencegahan Karhutla. Karhutla tidak hanya merusak ekosistem dan lingkungan, tetapi juga memicu kabut asap yang memperburuk kualitas udara serta mengganggu kesehatan dan kenyamanan warga di Bulungan,” ujar Kahardiansyah.
Berita Terkait
Menurutnya, pembukaan lahan dengan cara membakar masih menjadi salah satu tantangan dalam pencegahan karhutla. Karena itu, edukasi dan kolaborasi dengan masyarakat perlu terus dilakukan.
“Mencegah Karhutla adalah tanggung jawab kita bersama. Kami mengimbau masyarakat untuk menghentikan praktik pembakaran hutan dan lahan, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta segera melapor kepada pihak berwenang jika menemukan potensi atau titik api di lingkungannya,” katanya.
Kahardiansyah menjelaskan, ProKlim merupakan wadah untuk mendorong desa dan kelurahan agar memiliki kemampuan menghadapi dampak perubahan iklim. Upaya tersebut dapat dilakukan melalui berbagai tindakan di tingkat masyarakat.
Ia menyebut beberapa langkah yang dapat dilakukan antara lain penghijauan, pengelolaan sampah, penghematan air dan energi, serta pencegahan karhutla.
“Aksi kecil yang kita lakukan hari ini akan memberikan dampak besar bagi bumi dan generasi mendatang. Mari kita wujudkan desa dan kelurahan yang tangguh iklim melalui penghijauan, pengelolaan sampah yang bijak, penghematan air dan energi, serta pencegahan Karhutla secara konsisten,” pungkasnya.
(**)
Penulis: Redaksi Selasar
Editor: Awan

