Utama

Tenggelam Muara Pegah Kutai Kartanegara Basarnas Kaltim-Kaltara BPBD Kukar 

Hari Keempat Pencarian, Orang Tenggelam di Muara Pegah Belum Ditemukan



Petugas Gabungan Melaksanakan Penyisiran Hingga Teluk Balikpapan
Petugas Gabungan Melaksanakan Penyisiran Hingga Teluk Balikpapan

SELASAR.CO, Kutai Kartanegara - Basarnas terus melakukan pencarian terhadap pria bernama Sohang, warga Kelurahan Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa, yang diduga tenggelam di perairan Muara Pegah.

Pencarian melibatkan petugas gabungan dari Basarnas, TNI AL, kepolisian dari Polsek Muara Jawa, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kukar, dibantu masyarakat sekitar. Hingga hari keempat, proses pencarian oleh petugas gabungan masih belum membuahkan hasil.

"Pencarian dilaksanakan dengan penyisiran di perairan muara Mahakam hingga perairan Teluk Balikpapan, dikarenakan ombak dan arus mengarah ke selatan," ujar Octavianto, Kasi Operasi dan Siaga Basarnas Kaltim-Kaltara.

Petugas gabungan kesulitan melakukan pencarian karena kondisi angin yang kencang serta wilayah pencarian yang cukup luas. "Kendalanya angin cukup kencang, dan luasnya wilayah pencarian," terang Octa.

Pencarian dihentikan sementara pada pukul 18.00 Wita, dan akan dilanjutkan pada esok hari. "Pencarian akan terus dilaksanakan hingga tujuh hari," jelasnya.

Diketahui, Sohang dilaporkan tenggelam di perairan Muara Pegah, Kecamatan Muara Jawa pada Kamis (30/01/2020). Kejadian bermula saat kapal yang ditumpangi bersama rekannya bernama Ahmadi berangkat dari Handil II menggunakan kapal dompeng. Mereka membawa air sebanyak 30 galon menuju Kampung Muara Ulu Kecil, Kelurahan Muara Kembang, Kecamatan Muara Jawa.

Sesampai di Perairan Muara Pegah, tiba-tiba kapal yang ditumpangi keduanya dihantam ombak, sehingga mengakibatkan kapal tersebut terbalik dan tenggelam. Sohang dan rekannya bernama Ahmadi sempat menyelamatkan diri dengan memegang pelampung berupa jeriken.

Namun, sekitar 30 menit berenang, Ahmadi dan Sohang terpisah karena ombak di perairan tersebut cukup tinggi. Hingga, Ahmadi tidak lagi melihat Sohang. Merasa lelah, Ahmadi berdiam diri dan pasrah. Sekitar satu jam berada di dalam air, Ahmadi ditolong nelayan yang melintas dan langsung dilarikan ke rumah sakit, sementara Sohang hingga kini belum ditemukan.

Penulis: Faidil Adha
Editor: Awan

Berita Lainnya