Lingkungan

Kurangi Banjir Hingga 30 Persen, Pembangunan Kolam Retensi di Sempaja Dilanjutkan



Kurangi Banjir Hingga 30 Persen, Pembangunan Kolam Retensi di Sempaja Dilanjutkan
Kolam retensi Sempaja yang akan dilanjutkan pembangunannya tahun 2020 ini.

SELASAR.CO, Samarinda – Badan Wilayah Sungai (BWS) Kalimantan III memastikan pembangunan kolam retensi di Jalan Wahid Hasyim I dilanjutkan tahun 2020 ini. Diketahui, kolam untuk menanggulangi banjir di daerah Sempaja tersebut telah dimulai pada tahun 2019 dan menelan biaya Rp 7 miliar.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jaringan Sumber Air (PJSA) Kaltim, Zulfi Fakhroni mengungkapkan, tahap pertama pembangunan difokuskan pada pondasi dan sebagian dinding kolam. Selanjutnya, akan diteruskan pembuatan kolam, pengadaan pompa air dan sistem air menuju Sungai Karang Mumus.

“Progresnya sudah kontrak seminggu lalu, sekarang sedang mobilisasi alat,” ujar Zulfi, Kamis (12/3/2020).

Zulfi menyebutkan, proyek pembangunan senilai Rp 17 miliar tersebut harus rampung tahun 2020 ini. Sehingga kolam retensi yang terletak di belakang Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim dapat difungsikan tahun 2021 mendatang. “Tahun ini sudah tuntas, 2021 sudah fungsi,” tegasnya.

Lebih lanjut, dengan terbangunnya kolam retensi tersebut, diharapkan mampu mengurangi debit banjir di wilayah Sempaja dan sekitarnya. “Di simpang Sempaja itu memiliki debit sekian, kita paling tidak 25-30 persen bisa kita bantu menguranginya,” tandasnya.

Untuk diketahui tahun 2020 ini ada puluhan miliar dana APBN mengucur untuk menanggulangi banjir di Kota Samarinda. Mulai dari pengerukan Waduk Benanga, normalisasi Sungai Karang Mumus (SKM), penguatan tebing SKM, termasuk perencanaan dan pembangunan fisik kolam retensi Sempaja.

Penulis: Fathur
Editor: Awan

balai-wilayah-sungai-kalimantan-iii kolam-retensi proyek-penanggulangan-banjir samarinda zulfi-fakhroni satker-pjsa-kaltim kolam-retensi-sempaja kaltim 

Berita Lainnya