Utama

Meninggal corona Kasus probable Covid-19 di Samarinda 

Idap Dyspepsia hingga Post Stroke, Warga Sambutan Meninggal Berstatus Probable Covid-19



Prosesi pemakaman kasus probable Covid-19 oleh BPBD Samarinda, Rabu (29/7/2020). Foto: Istimewa
Prosesi pemakaman kasus probable Covid-19 oleh BPBD Samarinda, Rabu (29/7/2020). Foto: Istimewa

SELASAR.CO, Samarinda – Seorang warga Sambutan, 71 tahun, meninggal berstatus probable Covid-19. Almarhum meninggal di Rumah Sakit Samarinda Media Citra (RS SMC) pada Rabu (29/7/2020) dini hari tadi.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Samarinda, Ifran mengkonfirmasi kabar duka tersebut. Ia mengatakan almarhum masuk rumah sakit pada hari sebelumnya, Selasa (28/7), karena mengeluh sakit.

“Masuk rumah sakit dengan penyakit penyerta dyspepsia, stomatitis, dan post stroke. Almarhum meninggal dunia pukul 01.00 Wita dini hari tadi,” ujar Ifran.

Ia pun mengungkapkan soal mengapa almarhum didiagnosa sebagai pasien suspek dan meninggal berstatus probable. Ifran menuturkan, hasil rapid test dan dan rapid dengan IFA (immunofluorescence assay) pada almarhum hasilnya reaktif Covid-19.

“Swab atau PCR berproses, statusnya probable Covid-19,” lanjut Ifran.

Untuk diketahui probable adalah istilah baru yang digunakan tim gugus tugas untuk pasien meninggal dengan kategori Rapid Test atau IFA positif dan memiliki gejala seperti Covid-19. Namun yang bersangkutan belum memilki hasil tes swab/PCR.

Lebih lanjut, jenazah telah dimakamkan dengan protokol Covid-19 di Tempat Pemakaman Umum Raudhatul Jannah, Jalan serayu RT 20, Kelurahan Tanah Merah, Kecamatan Samarinda pada pagi tadi.

Penulis: Fathur
Editor: Awan

Berita Lainnya