Utama

Jalan poros samarinda-balikpapan Jalan ambles PDAM bocor Longsor tanah longsor Irwan 

KM 11 Balikpapan-Samarinda Ambles, tapi Sebentar Lagi Bisa Dilewati



Proses perbaikan berupa pemadatan pun telah berlangsung di area tersebut.
Proses perbaikan berupa pemadatan pun telah berlangsung di area tersebut.

SELASAR.CO, Samarinda - Badan jalan poros Kilometer 11 Balikpapan-Samarinda, di Jalan Soekarno-Hatta, Karang Joang, Balikpapan Utara, dilaporkan ambles pada Jumat (14/8/2020) pagi tadi. Dalam rekaman video amatir yang tersebar di media sosial, terlihat satu unit truk terjebak di badan jalan yang ambles tersebut. Selain itu, terlihat juga kendaraan seperti bus yang ikut menepi karena badan jalan tak dapat dilewati. Hanya kendaran roda dua yang terpantau bisa melewati sedikit badan jalan yang tidak mengalami amblas.

Ditanya terkait hal ini, Anggota Komisi V DPR RI, Irwan menyebut, dia sejak pagi sampai saat ini terus berkoordinasi dengan Kepala Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Kaltim di Balikpapan.

“Alhamdulillah, saat ini longsor tersebut sudah ditangani sementara, sedang dipadatkan, insyaAllah sebentar lagi kendaraan sudah bisa lewat,” ujar Irwan.

Untuk kelanjutannya, longsor tersebut akan segera ditangani. Paket perbaikan longsor sudah terkontrak dan sedang dipersiapkan alat bore pile untuk perkuatan lereng yang longsor. Longsoran tersebut akan ditangani secara permanen. Perkiraan selesai 3 sampai 4 bulan.

“Adapun penyebab longsor karena tanah sliding dan ada rembesan Air karena pipa PDAM yang bocor. BBPJN Kaltim sudah berkoordinasi dengan PDAM, terkait pipa bocor tersebut sementara lereng longsor diperbaiki pipa yg bocor juga akan diperbaiki dan kemungkinan dipindah posisinya,” tambahnya.

Selama pekerjaan permanen, maka jalan nasional akan tetap diupayakan fungsional (beroperasi) karena alat dan pekerja bekerja di luar bahu perkerasan. “Mohon maaf jika jalan nasional rakyat Kaltim terganggu. InsyaAllah 2022 pelan-pelan semua akan kita tuntaskan,” terangnya.

Sementara itu, dikonfirmasi terpisah terkait kejadian ini, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BPPJN) Kalimantan Timur (Kaltim), Junaidi mengatakan pihaknya telah menerima informasi tersebut.

“Lokasi longsor tersebut memang akan segera ditangani secara permanen tahun ini, kami sedang mempersiapkan alat bore pile untuk perkuatan lereng kawasan tersebut,” ujar Junaidi kepada Selasar.

Kerusakan jalan di area tersebut diketahui diperparah karena adanya pipa PDAM yang pecah. Dirinya pun saat ini telah berkoordinasi dengan pihak PDAM untuk memperbaiki pipa bocor tersebut.

“Di lokasi tersebut diperparah ada pipa PDAM yang pecah, sudah kami koordinasikan dengan pihak PDAM untuk segera diperbaiki. Nanti simultan akan kami koordinasikan dilapangan tindakan perbaikan pipa dan penanganan perkuatan lereng agar longsor tersebut segera bisa diperbaiki dan pipa juga tidak bocor lagi,” tambahnya.

Pada saat ini proses perbaikan berupa pemadatan pun telah berlangsung di area tersebut. Namun saat ditanya apakah area jalan sudah bisa dapat dilewati, ia berujar masih dalam perjalan menuju lokasi untuk memeriksa apakah badan jalan sudah bisa dilewati atau tidak.

“Pagi tadi (kendaraan) dialihkan, sebentar saya cek ke lapangan mudah-mudahan sudah bisa dilewati,” pungkasnya.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya