Utama

Pejabat meninggal dunia Dahri Yasin Partai Golkar Golkar Kaltim 

INNALILLAHI! Politisi Senior Golkar Kaltim Dahri Yasin Tutup Usia



INNALILLAHI! Politisi Senior Golkar Kaltim Dahri Yasin Tutup Usia
Politisi Senior Partai Golkar Kaltim, Dahri Yasin

SELASAR.CO, Samarinda - Politisi senior Partai Golkar Kaltim, Dahri Yasin, tutup usia. Informasi ini disampaikan putra Dahri melalui media sosial Facebook.

"Innalillahi wa Innalillahi roji'un telah berpulang ayah kami Dahri Yasin mohon doa. Mohon maaf jika ada kesalahan," tulis Nur Aslam Zukifli.

Kabar duka ini pun turut dikonfirmasi politisi Partai Golkar Kaltim, Makmur HAPK, saat dihubungi SELASAR via telepon.

"Iya, betul saya turut menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya," ujar Makmur.

Dia pun mengaku baru saja menerima kabar duka tersebut melalui telepon. "Pukul berapa meninggalnya saya belum tahu, saya juga baru menerima telepon soal kabar duka ini," tambahnya.

Makmur mewakili partai dan juga sebagai Ketua DPRD Kaltim mengucapkan duka sedalam-dalamnya atas kepergian almarhum.

"Saya atas nama pribadi dan partai menyampaikan turut berduka cita. Beliau adalah tokoh kita yang selama ini menjadi cerminan bagi generasi muda kita yang akan datang. Saya lihat begitu besar loyalitas beliau terhadap partai," sebutnya.

Diungkapkan Makmur, posisi Dahri Yasin di struktural partai menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Partai Golkar Kaltim. Selain itu Dahri diketahui juga pernah menjabat sebagai Anggota DPRD Kaltim masa bakti 2014 hingga 2019.

Makmur pun turut mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas loyalitas yang ditunjukan almarhum selama ini di Partai Golkar.

"Kami atas nama kader-kader Golkar mengucapkan terima kasih, dan penghargaan setinggi-tingginya kepada almarhum yang telah mengabdikan diri baik di partai dan juga sebagai anggota DPRD Kaltim. Semoga semua amal ibadah yang telah dilakukan selama ini mendapatkan balasan dari Allah subhanahu wa ta'ala," tuturnya.

Ditanya apakah dirinya akan melayat ke rumah duka, Makmur mengaku masih menunggu informasi lebih lanjut dari pihak keluarga.

"Saya akan lihat protokol kesehatannya dahulu, apa yang bisa kita lakukan. Dengan kondisi Samarinda sekarang tentunya harus kita patuhi protokol kesehatan, kalau memang memungkinkan saya akan ke sana," pungkasnya.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya