Utama

Citra Niaga dan Tepian Mahakam Ditutup karena Langgar Protokol Kesehatan



Citra Niaga dan Tepian Mahakam Ditutup karena Langgar Protokol Kesehatan
Pengunjung kawasan Citra Niaga Samarinda

SELASAR.CO, Samarinda - Setelah berulang kali diingatkan untuk menerapkan protokol kesehatan, masih saja ada pengelola usaha tempat-tempat nongkrong yang belum melaksanakan aturan. Pemkot Samarinda pun nampaknya mulai geram. Pemkot bersikap tegas dengan menutup kawasan kafe-kafe di Citra Niaga dan kawasan pedagang di Taman Tepian Mahakam.

"Rencana Rabu (23 September 2020) tempat nongkrong di Citra Niaga dan Tepian akan kami tutup sementara. Ini dilakukan karena mereka telah melakukan pelanggaran berat, jadi ditutup seminggu rencananya," ujar Plt Kepala BPBD Samarinda, Hendra AH. 

Keputusan ini diambil, karena pengelola tidak melaksanakan Perwali 43 Tahun 2020 dengan tidak memakai masker, dan tidak menerapkan jaga jarak. 

"Jadi Pak Wali sudah berkoordinasi dengan Satgas untuk menutup sementara tempat nongkrong di kawasan Citra Niaga selama seminggu, terhitung mulai Rabu ini. Tempat lain juga kalau bandel akan ditutup, akan kita keluarkan surat juga," tegasnya. 

Jika nantinya ditemukan masih ada kafe atau pedagang PKL yang beroperasi di Citra Niaga dan Tepian Mahakam, selama penutupan sementara berlangsung, sanksi tegas pun telah disiapkan. 

"Jika pemiliknya masih bandel dan masih beraktivitas selama ditutup sementara, maka akan kita cabut izinnya. THM juga sama jika mereka melanggar kami akan tutup juga. Pengawasan dari tim yang dibentuk di Kodim itu, nanti di situ kita mengawasinya," terang Hendra. 

Dia pun menegaskan, kebijakan serupa juga berlaku bagi tempat-tempat nongkrong lainnya di Samarinda jika ditemukan adanya pelanggaran. 

"Iya tidak menutup kemungkinan, selama ini kan pelanggaran di Citra Niaga itu sudah berkali-kali mendapat peringatan," sebutnya.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

citra-niaga tepian-mahakam pelanggar-protokol-kesehatan protokol-kesehatan perwali-samarinda 

Berita Lainnya