Utama

curah hujan cuaca buruk banjir banjir di samarinda Hujan Deras Jalan Terong Pipit banjir 

Banjir Kembali Meninggi di Terong Pipit, Aktivitas Warga Lumpuh



Banjir di kawasan Jalan Terong Pipit, kembali meninggi.
Banjir di kawasan Jalan Terong Pipit, kembali meninggi.

SELASAR.CO, Samarinda - Hujan yang terus mengguyur Samarinda beberapa hari terakhir, menyebabkan banjir di kawasan Bengkuring Raya, Sempaja Utara, khususnya Jalan Terong Pipit, kembali meninggi. Meningginya debit air Selasa (1/12/2020) pagi tadi membuat aktivitas warga lumpuh total.

Warga mengaku untuk memasak pun sudah tidak dapat dilakukan karena debit air yang sudah mencapai lebih tinggi dari pinggang orang dewasa. Dalam 4 hari terakhir, Warijan, warga RT 37 korban terdampak banjir, sangat mengharapkan bantuan berupa obat-obatan serta makanan siap saji.

“Airnya sudah sepinggang, jadi sudah tidak bisa masak lagi. Untuk itu kami sangat mengharapkan bantuan dari pihak mana pun. Sejak tadi malam airnya naik dengan cepat dan terus meninggi sampai sekarang,” ujar Warijan.

Air juga memasuki salah satu tempat ibadah, yakni Musala Darul Jannah. Sri, warga terdampak banjir di sekitar musala tersebut menjelaskan bahwa air sejak tadi malam sudah mulai memasuki area musala. Saat ini air terus meninggi hingga memasuki musala, dan membuat aktivitas ibadah warga tidak dapat dilaksanakan di sana.

"Kemarin masih belum masuk, tapi mulai tadi malam air sudah mulai memasuki ke dalam musala. Air terus meninggi debitnya, kalau sudah sampai masuk ke musala pastinya kami sudah tidak melaksanakan ibadah di langgar tersebut,” jelas Sri.

Diketahui, sampai saat ini bantuan masih belum tersalurkan ke warga yang terdampak banjir di wilayah Terong Pipit. warga berharap agar segera dapat menerima bantuan berupa makanan instan, obat-obatan, kebutuhan bayi, serta air bersih, karena hal tersebut merupakan kebutuhan utama yang dibutuhkan dalam kondisi banjir seperti ini.

Penulis: Bekti
Editor: Awan

Berita Lainnya