Utama

tanah longsor longsor cuaca buruk Hujan deras tanah longsor di samarinda 

Rumah Retak dan Terbelah akibat Longsor di Wiratama Samarinda



Hujan deras yang memicu terjadinya tanah longsor dan menimpa rumah milik Kisto Rohani (57).
Hujan deras yang memicu terjadinya tanah longsor dan menimpa rumah milik Kisto Rohani (57).

SELASAR.CO, Samarinda - Hujan deras yang melanda Samarinda memicu terjadinya tanah longsor. Seperti yang menimpa rumah milik Kisto Rohani (57). Longsor menyebabkan terbelahnya rumah hingga memisahkan ruang tengah dengan teras belakang. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (28/12/2020) pukul 07.00 Wita.

Rumah yang didirikan di atas tebing curam itu beralamat di Jalan Wiratama RT 10, gang AMD, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu itu. Rumah tersebut telah mengalami keretakan sejak sepekan terakhir. Anak pemilik rumah, Kukuh Permadhi (26), mengatakan bahwa awalnya keretakan terlihat di halaman belakang rumahnya. Namun, sejak hari Jumat 25 Desember lalu, keretakan terlihat makin membesar.

“Hari Jumat keretakan terlihat membesar, dan peristiwa terbelahnya pada pukul tujuh pagi hari ini. Saat kejadian, saya sedang tidur, kemudian tiba-tiba saya kaget mendengar suara benturan keras. Ketika dilihat, ternyata sudah terpisah antara rumah dan halaman belakang,” ujar Kukuh.

Mendapati rumahnya terbelah, Kukuh langsung melaporkannya ke Ketua RT 10. Dibantu warga dan relawan, Kukuh bersama keluarganya, termasuk ibu Kukuh, Kisto Rohani, melakukan evakuasi barang-barang dan mengungsi di rumah tetangga untuk sementara waktu. Ketua RT 10, Siti Rokah (40) menjelaskan bahwa sepekan lalu sudah didapatinya laporan, bahwa rumah salah satu warganya mengalami keretakan.

“Sebenarnya Jumat lalu sudah melaporkan ke Kelurahan namun belum ada tanggapan. Kemungkinan karena cuti bersama. Saya terima laporan lagi tadi pagi, rumah sudah terbelah dua dan keretakan semakin dalam hingga tujuh meter,” jelas Siti Rokah.

Dia menambahkan bahwa kejadian tersebut tidak dialami oleh warganya saja, melainkan ada rumah lain yang juga terkena dampak dan posisinya tepat berada di bawah tebing rumah milik Kisto Rohani.

Ditemui di lokasi berbeda, Suwadi (61), tetangga korban terdampak longsor di Jalan Wiraguna 5 mengatakan, rumah korban yang terdampak longsor ini sudah sekitar 2 minggu ditinggal oleh pemiliknya. Dirinya juga membeberkan bahwa 1 bulan yang lalu juga terjadi longsor yang menimpa rumah tetangganya tersebut, sehingga menyebabkan bagian belakang rumah itu retak dan rusak.

“Sudah tidak ada penghuninya sekitar satu bulanan. Ketika peristiwa pagi tadi saya mendengar suara benturan keras. Ketika saya lihat rumah tetangga saya itu sudah jebol sisi bangunan sebelah kanan karena terhantam oleh batu dari atas,” katanya.

Suwadi yang tinggal tepat bersebelahan dengan korban terdampak longsor mengatakan, bahwa akan dilakukan pengungsian sementara waktu bersama keluarganya guna menghindari longsor susulan.

Penulis: Bekti
Editor: Awan

Berita Lainnya