Utama

Ditemukan Jasad penemuan mayat inafis polres samarinda anggota ormas ditemukan meninggal dunia 

Ditemukan Jasad Pria di Perjuangan, Diduga Sudah Meninggal 5 Hari Dalam Kontrakan



Petugas Inafis Polresta Samarinda memasang garis polisi.
Petugas Inafis Polresta Samarinda memasang garis polisi.

SELASAR.CO, Samarinda – Warga Perjuangan Dalam 4 dihebohkan penemuan seorang pria yang sudah tak bernyawa di dalam rumah kontrakannya, pada Sabtu (9/1/2021). Pria tersebut tinggal di Jalan Perjuangan, Kelurahan Sempaja Selatan, Samarinda Utara.

Diketahui, pria tersebut berinisal AM (52), dikenal sebagai anggota organisasi masyarakat (ormas) di Samarinda.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui tetangga korban bernama Lisa. Dia menuturkan, bahwa AM baru 5 bulan menetap dan tinggal seorang diri di rumah itu. Lisa juga mengaku sering melihat AM beraktivitas sehari-hari. Namun, sepekan terakhir dia tak pernah lagi melihat aktivitas AM.

Kemudian pada Selasa 5 Januari lalu, Lisa sempat mencium aroma tak sedap yang keluar dari kediaman AM. Dirinya juga sempat megecek mesin AC outdoor korban, dan didapati dalam keadaan mati. Tak mau berprasangka yang tidak-tidak, Lisa berasumsi bahwa korban sedang tidak berada di rumahnya.

“Hari ini aroma itu tercium lagi dan tambah menguat. Adik saya juga melihat adanya belatung di teras rumah itu. Saya langsung melaporkan kepada pemilik rumah kontrakan serta RT setempat,” tutur Lisa.

Tak berselang lama, jajaran anggota Polsek Sungai Pinang bersama Unit Inafis Polresta Samarinda pun tiba di lokasi. Saat dilakukan pengecekan ke dalam rumah, didapati AM telah meninggal dunia dalam keadaan telungkup di dalam kamarnya. Unit Inafis langsung melakukan evakuasi terhadap jasad itu untuk dilarikan ke RSUD Abdoel Wahab Sjahranie.

Kanit Reskrim Polsek Sungai Pinang, Iptu Akhmad Wira, saat ditemui menjelaskan, bahwa telah ditemukan AM dalam keadaan meninggal dunia. Dugaan sementara saat ini AM meninggal dikarenakan mempunyai riwayat penyakit. Dugaan itu menguat setelah ditemukannya barang bukti berupa obat-obatan di dalam kamar korban.

“Kami juga menerima informasi dari orang dekat korban bahwa AM mempunyai riwayat sakit komplikasi. Kami menduga bahwa korban telah meninggal sudah sekitar 4 hingga 5 hari lalu. Kita juga mengamankan obat-obatan beserta barang pribadi milik korban. Saat ini korban dibawa ke RSUD Wahab Sjahranie guna dilakukan visum,” jelasnya.

Penulis: Bekti
Editor: Awan

Berita Lainnya