Kutai Kartanegara

Youth Break the Boundaries Youth Break the Boundaries Foundation Istanbul Youth Summit Penghargaan Istanbul Youth Summit Mahasiswa Unmul Universitas Mulawarman 

Mahasiswa Unmul asal Kukar Raih Penghargaan Internasional di Turki



Mahasiswa asal Unmul saat mengikuti program ISY.
Mahasiswa asal Unmul saat mengikuti program ISY.

SELASAR.CO, Tenggarong - Mahasiswa Universitas Mulawarman (Unmul), asal Kecamatan Muara Badak, Kutai Kartanegara, mampu meraih penghargaan Istanbul Youth Summit (IYS) 2021. IYS adalah salah satu ajang bergengsi yang digagas oleh Youth Break the Boundaries (YBB) Foundation dan diikuti oleh mahasisiwsa di seluruh dunia.

Ajang ini bertujuan mengasah kemampuan para calon pemimpin masa depan, dengan cara menyampaikan pendapat serta ide untuk memecahkan masalah yang ada di daerahnya masing-masing.

Agus Salim, peraih penghargaan internasional di Turki ini, mengangkat materi terkait masalah perubahan lingkungan yang saat ini telah terjadi di Indonesia, khususnya di Kalimantan Timur (Kaltim). Dimana, banyak terlihat pembabatan hutan dan banyaknya tambang-tambang liar yang merusak lingkungan, sehingga menyebabkan perubahan iklim terjadi.

"Jadi kemarin itu seperti kegiatan konferensi internasional, di situ memang ada beberapa program yang tujuannya untuk mengedukasi masyarakat, bahwa memang perubahan iklim telah terjadi, dan seluruh yang mewakili di sana bersepakat ingin menurunkan perubahan iklim yang terjadi," jelas mahasiswa Fakultas Teknik Biologi, Unmul.

Untuk memperbaiki perubahan iklim yang terjadi saat ini, ia pun mempresentasikan program sosial perbaikan lingkungan, seperti menyampaikan pendapat untuk menambah ruang-ruang hijau, serta mengurangi sampah-sampah plastik yang menyebabkan lingkungan menjadi tercemar.

"Alhamdulillah, dari presentasi yang kami sampaikan, dapat penghargaan yang terbaik dan dari panitia di sana sebagai program terbaik," ujar Agus.

Ia pun berharap, program sosial lingkungan ini bisa mengedukasi masyarakat, tekhusus bagi masyarakat yang ada di Kalimantan Timur, agar selalu menjaga kelestarian hutan yang selama ini telah menjadi sumber oksigen.

"Nanti akan kita lakukan penjelasan, bahwa hutan itu penting. Kemudian, memang ada beberapa daerah yang tidak boleh dilakukan penebangan secara liar, dan jika ada penebangan harus ada penanaman pohon kembali," tutup Agus.

Penulis: Juliansyah
Editor: Awan

Berita Lainnya