Utama

RSUD AWS  Pasien Covid-19 di RSUD AWS Bed Occupancy Ratio  Pasien Covid-19 di Samarinda 

Tingkat Hunian Pasien Covid-19 di RSUD AWS Naik Jadi 52 Persen dalam 10 Hari



RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS).
RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS).

SELASAR.CO, Samarinda - Bed Occupancy Ratio (BOR) atau angka penggunaan tempat tidur untuk pasien Covid-19 di RSUD AWS Samarinda terpantau mengalami peningkatan. Saat ini persentase penggunaan tempat tidur di RSUD AWS Samarinda sudah mencapai 52 persen dari total 61 kapasitas tempat tidur, atau sudah terisi sekitar 32 tempat tidur.

Informasi ini disampaikan Direktur RSUD AWS Samarinda dr David Hariyadi Mashjoer. Peningkatan terjadi dalam kurun waktu 10 hari terakhir.

“Total kapasitas ruang Covid-19 kami ada 61 ruangan, sementara tingkat keterisian sebesar 52 persen. Beberapa hari terakhir peningkatan kasus memang cepat sekali, jadi dari 18 persen naik menjadi 52 persen hanya dalam kurun waktu 10 hari saja,” ujarnya pada hari ini, Senin (28/6/2021).

Ditanya lebih lanjut terkait penyebab peningkatan kasus ini, dr David menyebut bahwa pihaknya belum sampai dalam penelusuran sebab peningkatannya. Namun dari data yang ia peroleh sebagian besar pasien covid-19 yang dirawat di RSUD AWS adalah warga Kota Samarinda.

“Kalau yang kami tangani memang bergejala sedang sampai berat semua, jadi tidak ada yang gejala ringan atau tanpa gejala,” imbuhnya.

Meski begitu untuk pasien yang memiliki gejala gagal napas hingga membutuhkan ventilator tepantau ada 3 orang pasien.

“Kalau penggunaan ventilator sekarang kami gunakan untuk 3 pasien saja. Sebab untuk pasien high care unit bisa tertangani dengan High Flow Nasal Cannula. Jadi kalau memang ada gejala gagal napas baru kita pakai ventilator,” tuturnya.

Sebagai langkah antisipasi, dirinya pun menyebut RSUD AWS masih memiliki cadangan ruangan tambahan jika nantinya terjadi lonjakan kasus. “Kita masih bisa tambah kira-kira sampai 50 tempat tidur lagi. Sehingga batas maksimal kita ada di 110 tempat tidur,” pungkasnya.

Sebagai informasi, peningkatan kasus Covid-19 di Kaltim dalam 1 minggu terakhir memang sedang mengalami peningkatan cukup tinggi. Dikutip dari press release Dinas Kesehatan Kaltim, dalam seminggu terakhir rata-rata penambahan kasus Covid-19 di Bumi Etam mencapai 348 kasus.

Penambahan kasus tertinggi terjadi pada 27 Juni 2021 kemarin. Di hari itu jumlah penambahan kasus mencapai 470 kasus. Balikpapan menjadi daerah dengan penambahan kasus tertinggi terjadi di Balikpapan 181 kasus, lalu Kukar 93 kasus, sementara Bontang dan Samarinda dengan 57 kasus.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya