Ragam

Nidya Listiyono Kelangkaan Minyak Goreng dprd kaltim Minyak Goreng  Minyak Goreng Langka Harga Minyak Goreng 

Jabat Ketua Komisi II DPRD Kaltim yang Baru, Tio Singgung Isu Kelangkaan Minyak Goreng



Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono.
Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Nidya Listiyono.

SELASAR.CO, Samarinda - Membidangi sektor Keuangan dan Perekonomian, membuat Komisi II DPRD Kaltim sangat menyoroti kondisi kelangkaan minyak goreng di masyarakat. Isu ini pula lah yang dikemukakan oleh Ketua Komisi II DPRD Kaltim yang baru Nidya Listiyono. Dirinya meminta pemerintah merespon cepat kondisi ini, karena jika dibiarkan persoalan ini akan semakin melebar seperti terjadinya panic buying hingga berujung tindak penimbunan.

Politikus Partai Golkar itu mengungkapkan bahwa dari hasil beberapa kali melakukan survei ke beberapa tempat, stok minyak goreng masih sulit ditemui. Hal ini pun dikhawatirkan dapat memancing masyarakat untuk melakukan hal-hal di luar kewajaran. “Saya mendorong pemerintah untuk bisa memeriksa satu per satu dimana saja terjadinya pengendapan terhadap distribusi minyak ini,” ungkapnya. Kalau secara produksi kata Tio, seharusnya ketersediaan minyak goreng ini cukup. Namun masyarakat yang khwatir menyebabkan terjadinya panic buying, akhirnya secara tidak sadar malah menumpuk minyak goreng di rumah.

“Yang harusnya cukup satu bulan, pemerintah malah harus memberikan stok baru. Para pengepul yang nakal juga kalau bisa diberikan ruang terbatas agar tidak melakukan penimbunan,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Tio juga meminta agar pemerintah segera melakukan operasi pasar minyak goreng dan segera memastikan ketersediaan stok di Kaltim itu benar-benar ada di pasaran, jangan hanya by data saja.

“Kalau data segini tapi real di lapangan malah sebaliknya kan kasihan masyarakat. Saluran distribusinya diperiksa, distribusi dari produsen sampai pasaran dimonitor. Benar-benar periksa stoknya di lapangan, apakah barang ini memang langka dan mahal. Pemerintah juga harus bisa memperhatikan HET supaya masyarakat bisa terlindungi secara konsumen,” katanya. Tio yang baru saja menjabat sebagai Ketua Komisi II DPRD Kaltim pun berkomitmen akan melanjutkan sejumlah program dari ketua sebelumnya, Veridiana Huraq Wang.

“Kita jalankan kerja-kerja komisi II terus, apa yang sudah ada tetap kita pertahankan dan perbaiki. Perlu diingat bahwa Ketua Komisi II tetap Bu Veridiana, saya hanya meneruska. Jadi kita lanjutkan program yang sudah disetujui Komisi II, mana yang perlu ditambah dan mana yang perlu dikurangi akan kita evaluasi,” paparnya

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya