Utama

Jalan Rusak di Samarinda Jalan rusak di kaltim Jalan Rusak di Loa Buah Jalan Rusak di Mahulu Jembatan Mahulu perbaikan jalan rusak 

Jalan Hancur di Loa Buah akan Segera Diperbaiki Per Titik Kerusakan



Jalan Teratai di Kelurahan Loa Buah, Sungai Kunjang yang mengalami jalan rusak parah.
Jalan Teratai di Kelurahan Loa Buah, Sungai Kunjang yang mengalami jalan rusak parah.

SELASAR.CO, Samarinda - Hingga saat ini persoalan infrastruktur dasar seperti jalan masih banyak yang kondisinya rusak. Tak perlu jauh mencari hingga daerah terpencil, setingkat ibu kota seperti Samarinda masih banyak kondisi jalannya rusak parah. 

Seperti kondisi jalan milik Pemprov Kaltim yaitu jalan Teratai yang ada di Kelurahan Loa Buah, Sungai Kunjang. Akses utama kendaraan menuju Jembatan Mahulu ini kondisinya rusak parah. Terlihat lapisan aspal jalan telah hilang, dan hanya meninggalkan lapisan dasar berupa batu dan tanah. Kondisi ini juga diperparah dengan pekatnya debu yang berterbangan, sehingga mengganggu pandangan pengendara, utamanya sepeda motor. Saat hujan kawasan jalan ini pun akan dipenuhi kubangan air, karena banyaknya lubang pada badan jalan.

Dikonfirmasi Selasar, Kepala UPTD Pemeliharaan Infrastruktur Wilayah II, Dinas PUPR dan Pera Kaltim, Joniansyah, menyebut bahwa kawasan jalan tersebut memang rawan rusak. Hal ini karena kekuatan jalan sudah tidak sesuai dengan jenis kendaraan yang lewat di area tersebut. 

“Jalan kita ini rata-rata masuk di kelas 3, di level itu rata-rata berat yang mampu ditopang hanya sekitar 8 ton. Sementara sekarang ini kan dilewati oleh kendaraan berat seperti kontainer, itu kan muatannya lebih dari 8 ton. Dengan muatan yang besar yang lewat, kondisi aspal yang ada saat ini tidak mampu menahan. Jadi tidak tahan lama,” ujar Joniansyah, Kamis (19/5/2022). 

Untuk itu dikatakannya bahwa PUPR dan Pera Kaltim akan segera melakukan perbaikan atas kondisi jalan tersebut. Dikatakan Joniansyah, perbaikan jalan akan dilakukan dengan Rigid Pavement atau struktur perkerasan beton semen. Dengan seminisasi ini kelas jalan di area tersebut akan naik menjadi 3 plus atau mampu menopang berat hingga 10 ton. 

“Memang jalan-jalan kita ini kan banyak dilalui kontainer, kalau sudah mendekati area perbatasan bahkan ada yang dilewati pengangkut batu-bara hingga kelapa sawit. Jadi memang sudah waktunya kelas-kelas jalan kita berubah minimal kemampuan 10 ton tadi,” tuturnya. 

LAMA WAKTU PENGERJAAN PERBAIKAN JALAN DI LOA BUAH 

Perbaikan jalan Teratai di Kelurahan Loa Buah ini akan dilakukan di 6 titik kerusakan. Sehingga perbaikan hanya dilakukan di spot-spot yang memerlukan perbaikan saja. Dikatakan Joniansyah, per spot jalan rusak yang diperbaiki ada yang sepanjang 50 hingga 100 meter. 

“Estimasi waktu pengerjaan selama 1 mingguan. Rencananya kami akan mulai pengerjaannya pada Senin, 23 Mei 2022 mendatang. Jadi kami perkirakan di akhir Mei pengerjaan sudah selesai,” ungkapnya. 

Sementara untuk biaya pengerjaan akan dibebankan pada anggaran perawatan menyeluruh jalan bersama dengan perbaikan jalan provinsi lainnya di Kaltim. “Untuk total dana perbaikan perawatan jalan provinsi ini ada sebesar Rp8 miliar. Ini termasuk proyek perawatan jalan lainnya yang masuk ke dalam wilayah UPTD III yaitu Kukar dan Kubar,” pungkasnya.  

Dengan perbaikan rigid ini akan bertahan lumayan lama sekitar 4-5 tahun. Hanya saja kelemahan perbaikan ini ada pada pertemuan antara jalan rigid semen dan aspal yang sering terjadi kerusakan. "Perbaikan sambungan ini saja yang akan kami lakukan rutin," katanya.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya