Utama
PT MBS armada kapal tunda pelindo 
Bidik Sungai Mahakam, KTMBS Siap Maksimalkan Bisnis Pemanduan
SELASAR.CO, Samarinda - PT Kaltim Melati Bhakti Satya (Perseroda) PT KMBS menegaskan kesiapannya untuk berperan maksimal dalam bisnis pemanduan di Sungai Mahakam, khususnya pada aktivitas pengolongan kapal di Jembatan Mahakam dan Jembatan Mahulu.
Direktur Utama PT KTMBS, Aji Mohammad Abidharta Wardhana Hakim, yang akrab disapa Abi, menjelaskan bahwa keterlibatan KTMBS dalam bisnis tersebut telah berjalan sejak 1 Juni 2023 melalui kerja sama operasi (KSO) dengan PT Pelindo Jasa Maritim (SPJM).
“Sejak 1 Juni 2023, PT KTMBS telah bekerja sama dengan PT Pelindo Jasa Maritim dalam KSO pengamanan Jembatan Mahakam dan Mahulu serta penyediaan dua unit kapal tunda di kedua jembatan tersebut,” ujar Abi saat diwawancarai wartawan, Sabtu (10/1/2026).
Dalam kerja sama tersebut, KTMBS tidak hanya menyediakan armada kapal tunda, tetapi juga mengambil peran penting dalam aspek pengamanan infrastruktur strategis daerah.
Berita Terkait
“PT KTMBS telah mengasuransikan Jembatan Mahakam dan Jembatan Mahulu, serta memasang CCTV sebagai upaya pengawasan kegiatan pemanduan, khususnya saat pengolongan kapal,” jelasnya.
Abi menambahkan, KTMBS saat ini mengoperasikan dua unit kapal tunda berkapasitas 2 x 1.000 HP untuk mendukung kegiatan assist pemanduan di Jembatan Mahakam dan Mahulu.
“Dari total sekitar tujuh hingga delapan kapal tunda yang beroperasi di kawasan tersebut, dua unit disediakan oleh PT KTMBS,” ungkapnya.
Potensi Pendapatan Signifikan
Terkait potensi pendapatan, Abi menyebutkan bahwa bisnis pemanduan di Sungai Mahakam memiliki nilai ekonomi yang cukup besar.
“Dalam sekali pelayanan, pengguna jasa membayar sekitar Rp1.916.250 per sekali pengolongan. Di kawasan ini terdapat tiga kali pengolongan, dua kali di Jembatan Mahakam dan satu kali di Jembatan Mahulu,” terangnya.
Dengan rata-rata 50 kapal melintas per hari, Abi menilai potensi pendapatan dari layanan pemanduan ini sangat menjanjikan jika dikelola secara optimal.
Peran Pelindo dan Posisi KTMBS
Abi juga menjelaskan bahwa secara kewenangan, Pelindo saat ini masih menjadi Badan Usaha Pelabuhan (BUP) pemegang konsesi pemanduan Sungai Mahakam.
“Secara regulasi, kewenangan pemanduan masih berada di Pelindo, termasuk sumber daya manusianya. Sementara itu, PT KTMBS berperan sebagai vendor yang menyediakan kapal tunda untuk mendukung kegiatan penundaan kapal,” jelasnya.
Kesiapan BUMD Ambil Peran Lebih Besar
Menanggapi pernyataan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan DPRD yang mendorong agar pemanduan dikelola sepenuhnya oleh BUMD, Abi menyatakan bahwa KTMBS siap mengambil peran lebih besar.
“Sebagai BUMD, tentu kami sangat siap. Tinggal bagaimana skemanya nanti, apakah KTMBS menjadi BUP yang bersaing dengan Pelindo, atau Pelindo tetap sebagai pemegang pelimpahan namun seluruh kapal tunda disediakan oleh PT KTMBS,” katanya.
Namun demikian, Abi menegaskan bahwa seluruh opsi tersebut perlu dikaji secara matang, terutama dari sisi investasi.
“Yang paling penting adalah perhitungan investasi, khususnya pembelian kapal tunda baru, agar sebanding dengan potensi pendapatan yang dihasilkan,” pungkasnya.
Penulis: Boy
Editor: Yoghy Irfan

