Utama

Cegah Corona cegah covid-19 Rapid Test Kit 

Tertinggi Angka Corona di Luar Jawa, Kaltim Belum Terima Rapid Test Kit



Ilustrasi
Ilustrasi

SELASAR.CO, Samarinda - Juru bicara penanganan virus corona, Achmad Yurianto mengatakan, saat ini ada 125.000 alat untuk melakukan pemeriksaan cepat atau rapid test virus corona yang menyebabkan penyakit Covid-19.

"Ada sebanyak 125 ribu rapid test kit yang hari ini kita kirimkan ke 34 provinsi," kata juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19, Achmad Yurianto, dalam konferensi pers yang disiarkan di laman YouTube BNPB, Selasa (24/3/2020).

Dia mengatakan, alat ini akan digunakan sebagai pendeteksi awal warga Indonesia apakah terpapar virus corona.

“Di dalam konteks pemeriksaan rapid test ini kita sudah menentukan kebijakan, pertama, rapid test akan kita laksanakan kepada kontak dekat kasus positif yang sudah terkonfirmasi dan dirawat di rumah sakit atau kasus konfirmasi positif yang harus dilaksanakan isolasi rumah, maka bagian dari penelusuran terhadap kontak keluarga yang tinggal serumah dengan pasien itu harus kita periksa semuanya,” jelasnya.

Sebelumnya, Yuri mengungkapkan, Indonesia memerlukan banyak alat rapid test. Sebab, kata dia, potensi masyarakat yang berisiko terjangkit Covid-19 mencapai 600.000 hingga 700.000 kasus.

Dikonfirmasi terkait apakah alat ini juga akan dikirim ke Kalimantan Timur, Isran Noor Gubernur Kaltim mengatakan, hingga saat ini Pemprov belum menerima alat tersebut. Ia menyebut untuk tahap awal, pulau Jawa dan Bali yang akan diprioritaskan.

"Kita belum dapat. Mungkin sudah dikirim tapi belum sampai, informasinya itu diprioritaskan untuk Jawa dan Bali dulu," ujarnya.

Dilanjutkan Isran, meski Kaltim saat ini menjadi provinsi dengan pasien positif Covid-19 terbanyak di luar pulau Jawa dengan 11 kasus, hal ini menurutnya sudah menjadi kebijakan pemerintah pusat.

"Jadi kalau lihat Kalimantan Timur, jumlah pasien positifnya tertinggi di luar pulau jawa. Tapi tidak tahu, mungkin kebijakan pusat, dari Gugus Pusat Pengendalian Covid-19," pungkasnya.

Untuk diketahui, rapid test corona adalah metode tes yang dilakukan secara massal untuk melakukan tes virus corona di dalam tubuh seseorang. Metode rapid test sendiri adalah cara yang ditiru pemerintah Indonesia dari Korea Selatan.

Rapid test corona ini diklaim cepat dilakukan dan bisa diperiksa ke hampir semua laboratorium kesehatan di rumah sakit yang berada di Indonesia.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya