Utama

penambahan corona COVID-19 Agust Suwandy malinau klaster keagamaan malinau Bulungan  Positif COVID-19 Positif corona sembuh corona 

Positif Covid-19 Kaltara Tembus 100, di Malinau Satu Keluarga dan Tetangga Terjangkit



Agust Suwandy, Jubir gugus tugas penangan covid-19 Kaltara.
Agust Suwandy, Jubir gugus tugas penangan covid-19 Kaltara.

SELASAR.CO, Tanjung Selor – Per Kamis (30/4/2020), jumlah kasus terkonfimasi positif corona di Kalimantan Utara (Kaltara) telah tembus 100 kasus. Hal tersebut dikarenakan adanya penambahan delapan kasus, tujuh di antaranya di Kabupaten Malinau, dan satu di Tarakan.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara, Agust Suwandy mengatakan, hasil tersebut diketahui dari 31 sampel yang dikirimkan oleh Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya pada Rabu (29/4) kemarin.

“Kemarin cukup banyak hasil pemeriksaan yang kita terima, semua berjumlah 31 sampel. Dari 31 ini, 15 adalah pengulangan dari kasus positif, dan ada 16 sampel baru yang kita kirimkan ke BBLK Surabaya,” ujar Agust dalam rilis daring pukul 11.00 Wita.

Dari 15 sampel follow up, 13 di antaranya masih menunjukkan hasil positif dan dua lainnya telah dinyatakan negatif. Dua hasil negatif itu milik AT laki-laki (39) pasien di RSUD dr Soemarno Sosroadmojo Tanjung Selor, dan satu di Malinau yaitu WL laki-laki (61).

“Dari rumah sakit yang merawat telah melakukan observasi secara klinis dan radiologis, dan pasien ini sudah dinyatakan sembuh dan boleh pulang,” tegasnya.

Sementara dari 16 sampel baru yang dikirimkan, delapan yang dinyatakan negatif tersebar di Malinau sebanyak 4 sampel, Tarakan 1 sampel, dan Nunukan 3 sampel. Delapan sampel lainnya dinyatakan positif berdasarkan hasil swab PCR.

Agust merincikan tujuh yang terkonfirmasi positif dari Malinau atas nama DS perempuan (36), FK perempuan (34), FA perempuan (32), JD perempuan (9), JK laki-laki (16), JP laki-laki (13), dan JVR laki-laki (28). “Jadi ada tujuh yang berasal di Malinau, dengan demikian di Malinau ada 13 yang positif,” imbuhnya. Sementara satu penambahan lainnya berasal dari Tarakan, yaitu AA laki-laki 27 tahun.

Penambahan delapan kasus hari ini di antaranya merupakan kasus transmisi lokal, atau penularan secara lokal di daerah.

“Menurut informasi di Malinau masih terkait klaster kegiatan keagamaan, beberapa lainnya kontak erat (dengan yang hadir dalam pertemuan itu). Di Tarakan juga (kontak erat),” jelasnya.

Penambahan di Malinau, merupakan hasil tracing kontak dari pertemuan keagamaan pada pertengahan Maret lalu. Pihak Dinas Kesehatan setempat juga melakukan rapid test, hasil yang reaktif kemudian dilakukan uji lanjutan melalui swab.

Ditanya lebih lanjut apakah ada yang masih dalam satu keluarga, karena adanya pasien berusia anak-anak dan remaja. Agust tidak menampik. “Memang ada yang satu keluarga karena saya lihat ada beberapa yang satu marga. Informasi dari Dinkes Malinau mereka ini masih tetanggaan dalam satu RT,” tuntas Agust.

Penulis: Fathur
Editor: Awan

Berita Lainnya