Utama

Belum Ditegakkan, Surat Pemkot Terkait Citra Niaga dan Tepian Sudah Direvisi



Belum Ditegakkan, Surat Pemkot Terkait Citra Niaga dan Tepian Sudah Direvisi
Aktifitas sore hari di kawasan Citra Niaga

SELASAR.CO, Samarinda - Belum juga berlaku, pada hari ini Rabu (23/9/2020) Pemkot Samarinda melalui tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Samarinda, melakukan revisi terhadap surat keputusan penutupan area kedai makanan dan minuman di Citra Niaga dan Tepian. Total ada dua perubahan yang dilakukan Tim Gugus Tugas dalam surat bernomor 360/517/300.7 ini. 

Pertama, jika dalam surat sebelumnya keputusan penutupan ditujukan kepada pengelola resto atau kafe, diubah diksinya menjadi pengelola angkringan. Hal ini dilakukan pemkot untuk menyesuaikan dengan jenis usaha yang ada di dua tempat tersebut. 

Perubahan kedua yang dilakukan yaitu mengizinkan proses pembelian secara online atau take away. 

"Memutuskan untuk pengelola angkringan di kawasan Citra Niaga dan kawasan Tepian Mahakam terhitung sejak hari Rabu 23 September 2020 sampai dengan tanggal 29 September 2020 dinyatakan ditutup sementara untuk pengunjung, kecuali untuk pembelian secara online/take away," tulis Wali Kota Samarinda, Syaharie Jaang dalam surat tersebut. 

Padahal, sebelumnya Pemkot Samarinda menegaskan tidak boleh ada aktivitas sama sekali selama masa hukuman tersebut termasuk take away. 

Untuk diketahui keringanan hukuman ini diterima setelah Pemkot melakukan audiensi dengan pemilik usaha angkringan via zoom, pada 22 September 2020 kemarin. Salah satu pengelola usaha meminta adanya kelonggaran dengan memperbolehkan pengoperasian kios sebagai dapur, namun tidak menerima pembelian di tempat. 

“Soal definisi tidak boleh take away itu sebenarnya ada dua. Pertama ada pembeli yang datang ke kafe kita untuk dibawa pulang. Nah itu mungkin yang tidak boleh, kita pun tidak mau karena sedang melaksanakan hukuman. Yang kami minta ada keringanan adalah, tempat tersebut kami jadikan dapur saja. Kita tutup (kios) tapi kami berjualannya via instagram. Jadi bukan pengunjung yang datang ke Citra, tapi pegawai kita yang menjadi kurir mengantar ke rumah pembeli,” pinta salah satu pengusaha di kawasan Citra Niaga, Setiawan Yogi, dalam audensi virtual 22 September 2020 kemarin.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

citra-niaga protokol-kesehatan tepian-mahakam perwali-samarinda 

Berita Lainnya