Utama

banjir di samarinda banjir samarinda Penanganan Banjir Penanganan Banjir di Samarinda 

Puluhan Miliar Dianggarkan, Pemkot Targetkan Banjir Tak Sampai 1 Jam



Puluhan Miliar Dianggarkan, Pemkot Targetkan Banjir Tak Sampai 1 Jam
Salah satu titik banjir di Kota Samarinda.

SELASAR.CO, Samarinda - Hujan dengan intensitas tinggi kembali turun di Kota Samarinda pada Senin (5/4/2021) sore hari ini. Akibatnya persoalan menahun Samarinda yaitu banjir pun kembali menimpa warga kota.

Salah satu titik langganan banjir di Samarinda yaitu di kawasan simpang Sempaja. Pemerintah kota Samarinda pada tahun ini pun akan memasukkan kawasan itu menjadi prioritas penanganan banjir. Selain kawasan simpang Sempaja, pemkot diketahui tengah memfokuskan penanganan di kawasan Vorvo. Dana puluhan miliar yang bersumber dari dana bantuan keuangan provinsi pun akan digunakan untuk kawasan tersebut.

"Untuk yang simpang Sempaja itu nilainya Rp 27 miliar, termasuk paket-paket pekerjaan yang lain. Kalau di Vorvo sekitar Rp 10 miliar, untuk drainase Rp 7 miliar dan Rp 3 miliar untuk pembangunan pintu air di Gang 8, Jalan Dr Sutomo," Kepala Bidang Pelaksanaan Jaringan Sumber Air, Desy Damayanti kepada Selasar.

"Untuk di Ruhui Rahayu itu kita coba mengakomodir untuk melakukan pembangunan saluran di bawah jalan," tambahnya.

Meski begitu, Desy mengatakan penanganan yang saat ini tengah dilakukan tidak akan menghilangkan banjir di kawasan tersebut.

"Saya tidak bisa menyatakan bahwa banjir di Samarinda ini akan hilang, yang bisa kami lakukan adalah mengurangi waktu, luas, dan tinggi genangan banjir. Kalau kami sedang menangani satu lokasi, yang kami harapkan penurunan di tiga faktor itu," tuturnya.

Dia pun mencontohkan kasus penanganan banjir di simpang Sempaja yang telah dilakukan Pemkot Samarinda. Banjir di kawasan tersebut tidak bisa tertangani 100 persen jika kawasan hulu sumber air datang tidak ikut ditangani.

"Kalau menghilangkan banjir di simpang Sempaja kami hanya menggunakan uang Rp 30 miliar, itu tidak akan hilang. Kenapa? Karena sumbernya bukan di simpang itu, tetapi dari kawasan hulunya yaitu di Batu Cermin. Kalau mau air tidak ke bawah, di atas itu bikin bendungan," ungkapnya.

Saat ini Pemkot dikatakannya tengah fokus mengurangi lama waktu genangan air. Untuk saat ini target yang ingin dicapai adalah durasi lama genangan air di bawah 1 jam di seluruh titik banjir di Samarinda.

"Jadi target kami saat ini untuk menghilangkan genangan di bawah 1 jam, itu posisinya dengan hujan sudah berhenti," pungkasnya.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya