Kutai Kartanegara

TikTok Taman Tenggarong Taman Kota Raja Tenggarong Joget TikTok 

Viral, Tiga Perempuan Joget TikTok di Atas Tanaman Hias Taman Tenggarong



Tiga wanita asyik berjoget TikTok di atas tanaman hias Taman Kota Raja Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar).
Tiga wanita asyik berjoget TikTok di atas tanaman hias Taman Kota Raja Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar).

SELASAR.CO, Tenggarong - Beberapa hari ini beredar video viral di media sosial yang menunjukkan tiga perempuan yang belum diketahui identitasnya, tengah asyik berjoget TikTok di atas tanaman hias Taman Kota Raja Tenggarong, Kutai Kartanegara (Kukar). Video tersebut pun ramai diperbincangkan oleh warga Tenggarong.

Kepala Satpol PP Kukar, Fida Hurasani, menjelaskan, kejadian itu berlangsung pada saat anggotanya patroli di belakang kawasan Taman Kota Raja, untuk memberikan imbauan penerapan protokol kesehatan kepada para pengunjung. Sehingga tak terpantau oleh anggotanya atas aksi yang dilakukan para wanita tersebut.

"Selisihnya sedikit saja, anggota di sana bergeser patroli dan apel, jadi kejadiannya kosong anggota," jelas Fida.

Ia pun menyayangkan atas aksi yang dilakukan oleh ketiga perempuan tersebut. Harusnya ketiga perempuan dewasa itu mengerti, bahwa tanaman itu tak seharusnya diinjak-injak dengan bebas, karena dapat merusak.

Fida pun menuturkan, bahwa kejadian ini bukan pertamakalinya terjadi di Taman Kota Raja Tenggarong. Terkadang anak-anak kecil yang  berlarian juga bisa tanpa sengaja menginjak tanaman tersebut. Namun, ia memaklumi hal itu, lantaran masih anak-anak. Lain halnya seperti ketiga orang dewasa tersebut, yang sudah mengerti dan memahami apa yang dilakukan bisa merusak tanaman.

"Harusnya orang dewasa jangan lah, kalau anak-anak, diingatkan lewat bapak-ibu kan wajar. Kalau dewasa nginjak-injak, seperti tidak sekolah saja," ujar Fida.

Menurut Fida, jika yang bersangkutan tidak terima dengan komentar masyarakat terkait aksi joget tersebut, maka sebaiknya yang bersangkutan meminta maaf kepada warga Kukar yang tentunya sangat menyayangi aset daerah mereka. "Kalau mau minta maaf," ujarnya.

Ia pun sempat berkoordinasi dengan pihak perawatan taman, dan mereka juga sempat mengeluhkan jika ada tanaman yang rusak. Karena untuk perbaikan, tanaman tersebut harus dibongkar dan diganti dengan tanaman baru. Untuk itu, ia mengimbau agar masyarakat bisa sama-sama membantu menjaganya.

"Saya harap masyarakat bisa sama-sama merawat dan menjaga aset milik bersama," kata Fida.

Taman Kota Raja sendiri memang menjadi salah satu tempat yang tak luput dari pengawasan Satpol PP. Ia pun akan mengevaluasi anggota yang bertugas di lapangan agar tetap fokus berjaga di kawasan tersebut. Misalnya, anggota bergeser untuk melakukan patroli, nantinya akan ada anggota yang di tinggal satu atau dua orang untuk berjaga di kawasan tersebut.

"Kita fokusnya menyikapi kelowongan waktu seperti itu jangan ada lagi, harus ada satu atau dua orang yang standby di lokasi," tutupnya.

Penulis: Juliansyah
Editor: Awan

Berita Lainnya