Utama

PPKM Level 3 PPKM Level 3 di Kaltim PPKM Darurat 

Hore!! PPKM Samarinda, Kutim, Paser Turun ke Level 3



Rakor yang digelar melalui video conference ini, melibatkan sejumlah menteri, juga Wali Kota Balikpapan dan Bupati Kukar.
Rakor yang digelar melalui video conference ini, melibatkan sejumlah menteri, juga Wali Kota Balikpapan dan Bupati Kukar.

SELASAR.CO, Samarinda - Dua daerah di Kaltim yakni  Kutai Kartanegara dan Balikpapan, berdasarkan evaluasi pemerintah pusat masih bertahan di  level 4. Sementara daerah yang sebelumnya juga memberlakukan PPKM Level 4 yaitu Samarinda, Kutim, dan Paser sudah turun ke level 3. Kondisi ini harus terus diupayakan agar kasus Covid-19 di Kaltim benar-benar minim. “Semoga saja dengan perubahan status tiga daerah yang selama ini masuk katagori level empat terus menurun termasuk Balikpapan dan Kukar,” kata Gubernur Kaltim Isran Noor usai mengikuti Rapat Pembahasan Monitoring dan Evaluasi PPKM di luar  Pulau Jawa dan Bali bersama Menteri Koordinator Perekonomian,  Airlangga Hartarto, Minggu (5/9/2021). 

Rakor yang digelar melalui video conference ini, melibatkan sejumlah menteri, juga Wali Kota Balikpapan dan Bupati Kukar. 

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian yang juga Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) Airlangga Hartarto, secara detail menerangkan  kondisi dan situasi pengendalian Covid-19 di Indonesia pada pekan pertama bulan September 2021.

Melihat Kutim, Samarinda, dan Paser sudah masuk level 3, Isran mengaku senang dan berharap semua daerah kasus Covid-19 terus menurun. “Kunci dari penurunan kasus Covid-19 ada di semua pihak, masyarakat jangan lengah karena Covid-19 bisa saja naik lagi karena beranggapan sudah divaksin dan bebas saja, padahal ancaman Covid-19 terus ada karena obatnya belum ada, sementara vaksin adalah satu upaya pencegahan agar masyarakat tidak terpapar,” imbuh Isran seraya menambahkan penetapan pemerintah pusat ditunggu melalui Inmendagri.

Selain soal penurunan kasus Covid-19, orang nomor satu di Kaltim ini mengaku senang jika serapan anggaran penanganan Covid-19 di Kaltim, menurut Menkeu Sri Mulyani melebihi 50 persen dari alokasi anggaran yang disediakan.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya