Mahakam Ulu

bantuan sembako IKA Univerisitas Mulawarman  Ikatan Keluarga Alumni  IKA Unmul Mahasiswa Asal Mahulu 

Gubernur Serahkan Secara Simbolis Bantuan Sembako untuk Mahasiswa asal Mahulu di Samarinda



Isran secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada perwakilan mahasiswa asal Mahulu, yang hadir dalam kegaiatan tersebut.
Isran secara simbolis menyerahkan paket sembako kepada perwakilan mahasiswa asal Mahulu, yang hadir dalam kegaiatan tersebut.

SELASAR.CO, Samarinda – Bertempat di lantai 2 kantor sekretariat Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Univerisitas Mulawarman, digelar kegiatan pembagian paket sembako untuk para mahasiswa asal Kabupaten Mahakam Ulu yang berkuliah di Samarinda. Selain dihadiri rektor dan jajaran pengurus IKA Unmul, turut hadir Gubernur Kaltim Isran Noor yang juga menjabat sebagai Ketua IKA Unmul. Isran pun secara simbolis menyerahkan paket sembako tersebut kepada perwakilan mahasiswa asal Mahulu, yang hadir dalam kegaiatan tersbut.

“Ini tanda kepedulian, kebersamaan IKA Unmul dan seluruh alumni untuk saudara-saudara kita yang tetimpa musibah banjir di Mahakam Ulu,” sebut Isran.

Sebagai informasi, kegiatan ini juga sebagai respon atas musibah banjir besar yang menimpa kabupaten termuda di Kaltim tersebut.

“Area paling terparah ada di Kecamatan Long Lunuk, dengan ketingian banjir sampai 3 meter. Alhamdulilah tidak ada korban jiwa akibat banjir ini,” ucapnya.

Sementara itu terpisah disampaikan oleh Sekretaris IKA Unmul, Yudi Manaf, total ada 150 mahasiwa asal Mahulu yang menerima bantuan sembako ini. Bantuan ini pun ia sebut sebagai bentuk kepedulian IKA Unmul atas musibah yang menimpa masyrakat Mahulu.

“Nilainya kurang lebih Rp150 ribu per orang. Paket sembako ini adalah bagian dari kegiatan rutin IKA Unmul yang sudah bergerak dari beberapa tahun yang lalu. Dulunya kami bergerak dalam kaitan dengan Covid-19, namun paska Covid-19 selesai kita masih memberikan perhatian dan kepedulian kepada masyrakat yang mengalami musibah,” jelasnya.

“Total mahasiswa yang menerima bantuan sembako ini ada 150 orang, mereka tidak hanya dari mahasiswa Unmul. Tapi juga seluruh mahasiwa Mahulu yang berkuliah di 10 perguruan tinggi di Samarinda,” pungkasnya.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya