Utama
Motor Brebet  BBM Oplosan dprd kaltim Motor Mogok BBM Oplosan di Samarinda 
Soal Kendaraan Brebet, DPRD Sebut Polisi Terlalu Prematur Bilang BBM Aman

ELASAR.CO, Samarinda - Ketua Komisi 2 DPRD Kalimantan Timur (Kaltim) Sabaruddin Panrecalle menegaskan, pernyataan kepolisian terkait amannya BBM di sejumlah SPBU di Samarinda terlalu prematur dan membuat masyarakat merasa kecewa.
Hal ini disampaikan Sabaruddin usai melihat pernyataan Kepolisian Samarinda dari Satuan Reskrim yang melakukan pemeriksaan ke sejumlah SPBU dan menyatakan BBM aman bagi kendaraan untuk digunakan.
“Artinya dari Kepolisian memberikan tanggapan terlalu prematur menyampaikan demikian, fakta di lapangan kan ada masih kendaraan yang mengalami masalah (brebet) akibat BBM ini,” ucap Sabaruddin , Sabtu (5/4/2025).
Namun, ia menekankan kepada masyarakat untuk tidak langsung memberikan penilaian buruk kepada Pertamina atas kejadian ini.
Berita Terkait
“Kita kan ada praduga tak bersalah, jadi warga jangan langsung menghakimi Pertamina sebagai penanggung jawab dari kejadian ini, kita tidak bisa langsung menyalahkan sebelum ada fakta yang kongkret,” ujarnya.
Sabaruddin mengatakan, dengan kejadian ini Pertamina tidak boleh lepas tangan juga. Karena BBM ini berasal dari Pertamina dan Patra Niaga wajib dimintai keterangan sebagai penyalur.
“Makanya dalam waktu dekat ini kita akan panggil itu Pertamina dan Patra Niaga dan kalau bisa masyarakat yang mengalami motornya mogok akibat BBM juga bisa hadir,” harapnya.
Penulis: Boy
Editor: Awan