Utama

perumdam tirta kencana dewas perumdam tirta kencana dewas pdam andi harun 

Klaim Sehat Finansial, Perumdam Tirta Kencana Dapat PR Baru dari Wali Kota



Andi Harun, Wali Kota Samarinda. (foto: selasar/Hasyim Ilyas)
Andi Harun, Wali Kota Samarinda. (foto: selasar/Hasyim Ilyas)

SELASAR.CO, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun melantik Rita Damayanty sebagai anggota Dewan Pengawas (Dewas) Perumdam Tirta Kencana dari unsur pemerintah, Rabu (7/1/2026). Pada kesempatan itu, Andi Harun mengklaim perusahaan daerah penyedia air bersih tersebut menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) paling sehat di lingkungan Pemkot Samarinda jika dilihat dari aspek keuangan dalam beberapa tahun terakhir.

Meski demikian, ia tidak menutup mata terhadap masih adanya persoalan pada sisi pelayanan. Karena itu, pelantikan Dewas sekaligus dijadikan momentum untuk memberi tugas pengawasan ke depan melalui tiga catatan utama, yang harus menjadi fokus para dewan pengawas.

“Seperti yang kita lihat hasilnya hari ini, salah satu perusahaan daerah air minum atau sekarang Perumdam yang tersehat dari aspek keuangan adalah Perumdam Tirta Kencana, karena telah berhasil membukukan dalam beberapa tahun terakhir ini catatan positif, baik dari sisi operasional maupun dari sisi aspek keuangan,” ujar Andi Harun, Rabu (7/1/2026).

Catatan pertama yang ditekankan AH yakni, pengawasan terhadap kinerja direksi dalam menurunkan Non-Revenue Water (NRW) atau kebocoran air. Ia menegaskan, kebocoran harus ditekan secara serius, baik dari sisi teknis maupun administrasi.

“Dewas harus mengikuti secara tekun bagaimana direksi bekerja untuk melakukan penurunan NRW. Kebocoran air, baik dari sisi aspek teknis maupun dari sisi aspek administrasi,” tegasnya.

Catatan kedua berkaitan dengan penjagaan kesehatan keuangan perusahaan. AH meminta Dewas memastikan Perumdam Tirta Kencana tetap dikelola secara profesional dan berkelanjutan, serta bebas dari beban politik maupun belanja yang tidak berkaitan langsung dengan peningkatan layanan air bersih.

“Kita harus pastikan bahwa PDAM harus bebas dari beban-beban politik dan pengeluaran yang tidak berkaitan langsung dengan peningkatan kualitas layanan air bersih,” katanya.

Catatan ketiga adalah peningkatan kualitas pelayanan kepada pelanggan. AH mengakui masih adanya keluhan masyarakat di sejumlah wilayah, terutama saat proses pengurasan dan perawatan instalasi yang berdampak pada gangguan distribusi air.

“Kita harus akui kalau masih ada suara di media, ada keluhan dari daerah-daerah tertentu, ya itu memang. Tapi kalau kita mau jujur memberikan penilaian, Perumdam Tirta Kencana setiap tahun mengalami peningkatan kualitas layanan, tanpa harus menafikan bahwa kekurangan itu juga masih banyak,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Dewas Perumdam Tirta Kencana berjumlah tiga orang, yakni Asisten II Marnanas Patiroy sebagai Ketua Dewas, Rita Damayanty sebagai anggota dari unsur pemerintah, serta Amir Husin sebagai anggota dari unsur independen.

Penulis: Hasyim Ilyas
Editor: Yoghy Irfan

Berita Lainnya