Utama
Mahasiswa ITK Kelas Eksekutif Tetap Lanjut Kuliah, Gratispol Dialihkan ke Skema Reguler
SELASAR.CO, Samarinda - Mahasiswi Institut Teknologi Kalimantan (ITK) Balikpapan, Ade Rahayu Putri, menyatakan mahasiswa Program Studi Magister (S2) Manajemen Teknologi kelas eksekutif tetap dapat melanjutkan perkuliahan melalui Program Gratispol Pendidikan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, dengan penyesuaian skema menjadi kelas reguler.
Ade menjelaskan, sejak awal pihak ITK telah memberikan penjelasan secara rinci kepada mahasiswa terkait mekanisme dan ketentuan Program Gratispol. Perkembangan terbaru, kata dia, terjadi setelah adanya pertemuan langsung antara pihak ITK dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur beberapa hari lalu.
“Dua hari lalu kami baru mengetahui bahwa pihak ITK datang langsung menemui Pemprov Kaltim untuk membicarakan solusi terbaik bagi kami mahasiswa kelas eksekutif,” ujar Ade, Selasa (27/1/2026).
Dari hasil pertemuan tersebut, lanjut Ade, disepakati bahwa mahasiswa kelas eksekutif tetap dapat menerima beasiswa Gratispol, namun status perkuliahan dialihkan ke kelas reguler. Penyesuaian tersebut mencakup kewajiban mahasiswa untuk mengikuti jadwal perkuliahan reguler sesuai ketentuan kampus.
Berita Terkait
“Solusinya, kami yang sebelumnya kelas eksekutif tetap mendapatkan beasiswa Gratispol, tetapi statusnya menjadi reguler. Kami juga harus menyesuaikan jadwal kuliah dengan kelas reguler,” jelasnya.
Ade mengakui bahwa penyesuaian tersebut bukan hal yang mudah, namun dinilai sebagai solusi terbaik agar mahasiswa tetap dapat melanjutkan pendidikan tanpa kehilangan hak atas beasiswa.
“Kami akan berusaha menyesuaikan diri ke depannya. Ini memang bukan pilihan yang ideal, tapi menjadi jalan tengah yang terbaik untuk semua pihak,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa pihak ITK dan Pemprov Kaltim telah berkomunikasi secara langsung dan memberikan kejelasan terkait langkah yang akan ditempuh ke depan.
“Yang pasti, pihak ITK dan Pemprov sudah berbicara langsung dan kami mendapat petunjuk yang jelas mengenai solusi yang diambil,” pungkas Ade.
Sebagaimana tertuang dalam press release resmi Pemprov Kaltim dan ITK tertanggal 26 Januari 2026, kedua pihak menegaskan komitmen untuk tetap melanjutkan Program Gratispol Pendidikan. Dalam pernyataan tersebut disebutkan bahwa permasalahan yang sempat mencuat merupakan dampak dari miskomunikasi administratif yang kini telah diselesaikan melalui koordinasi resmi.
Pemprov Kaltim dan ITK juga menyepakati langkah tindak lanjut bagi mahasiswa yang sebelumnya belum terakomodasi, serta memastikan mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Teknologi yang memenuhi kriteria tetap dapat melanjutkan pendidikan melalui Program Gratispol sesuai ketentuan akademik dan mekanisme internal kampus.
Penulis: Boy
Editor: Yoghy Irfan

