Utama

Ahy menko ahy itk 

Menko AHY: Pembangunan Infrastruktur Kaltim Harus Diiringi Penguatan SDM



ORASI ILMIAH: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono saat mengisi Orasi Ilmiah Sidang Senat Terbuka, Dies Natalis ke-12 Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan, Kamis (8/10).
ORASI ILMIAH: Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono saat mengisi Orasi Ilmiah Sidang Senat Terbuka, Dies Natalis ke-12 Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan, Kamis (8/10).

SELASAR.CO, Balikpapan - Pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur (Kaltim) tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur perlu berjalan seiring dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

AHY menyebut jalan, jembatan, perumahan, air bersih, dan konektivitas sebagai kebutuhan dasar yang berdampak langsung pada produktivitas serta daya saing daerah.
"Infrastruktur dasar seperti jalan, jembatan, perumahan, air bersih dan lain-lain juga menjadi sesuatu yang sangat mendasar, tidak bisa kita kesampingkan," kata AHY seusai menyampaikan orasi ilmiah dalam Sidang Senat Terbuka Dies Natalis ke-12 Institut Teknologi Kalimantan (ITK) di Balikpapan, Kamis (8/10).

Meski begitu, ia menilai pembangunan fisik tetap memerlukan dukungan manusia yang berkualitas. Menurutnya, pendidikan dan kesehatan merupakan bagian yang tak terpisahkan dari pembangunan infrastruktur dan ekonomi wilayah. Dalam hal ini, perguruan tinggi berperan menyiapkan SDM yang mampu mengelola potensi Kaltim.

AHY mengatakan, Kaltim memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah. Agar kekayaan itu bisa dikelola dan memberi nilai tambah, dibutuhkan SDM yang kompeten dan berintegritas.

Atas dasar itu, pemerintah mendorong kerja sama dengan perguruan tinggi, terutama dalam pengembangan teknologi dan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

AHY juga mengaitkan kebutuhan SDM dengan pengembangan konektivitas. Penguatan jaringan transportasi, termasuk kemungkinan pembangunan kereta api, dinilai penting untuk memperlancar distribusi komoditas dan menghubungkan kawasan produksi dengan pasar.

Ia menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur pada akhirnya harus menghasilkan dampak ekonomi yang lebih luas. Konektivitas yang kian baik diharapkan membuka peluang ekonomi sekaligus mendongkrak daya saing daerah.

"Ini dengan sendirinya akan menciptakan banyak peluang ekonomi yang menjanjikan. Namun, pada akhirnya itu semua sekali lagi harus ditopang oleh infrastruktur manusianya," ujar AHY.

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya