Utama

Long ikis Puskesmas Long ikis Long Kali Puskesmas Long Kali Pasien Reaktif 

97 Petugas Medis di Paser Reaktif Rapid Test, 2 Puskesmas Ditutup Sementara



Sebelum Puskesmas Long Kali, Puskesmas Long Ikis sudah ditutup sementara sampai batas waktu yang tidak ditentukan. (Foto: Istimewa)
Sebelum Puskesmas Long Kali, Puskesmas Long Ikis sudah ditutup sementara sampai batas waktu yang tidak ditentukan. (Foto: Istimewa)

SELASAR.CO, Samarinda - Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Paser Amir Faisol, kembali menyampaikan adanya penutupan sementara Puskesmas di Paser. Kali ini di Puskesmas Long Kali, setelah sebelumnya Puskesmas Long Ikis. Hal itu ia sampaikan melalui konferensi pers, pada Sabtu (2/5/2020). Kebijakan penutupan sementara ini dilakukan karena ada 30 petugas medis di Puskesmas Long Kali dinyatakan reaktif rapid test.

"Untuk rapid test terhadap tenaga kesehatan di Puskesmas Long Kali sebanyak 52 orang, hasilnya 30 orang reaktif dan 22 orang negatif rapid test," ujarnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Dinas Kesehatan Kabupaten Paser juga mengambil kebijakan penutupan Puskesmas di Long Ikis, setelah puluhan petugas medisnya memiliki hasil reaktif rapid test.

"Saat ini untuk sementara layanan Puskesmas Long Kali ditutup sebagaimana halnya di Puskesmas Long Ikis. Dinas Kesehatan akan berupaya agar kedua puskesmas tersebut secepatnya bisa kembali beroperasi," tambahnya.

Pria yang juga menjabat sebagai Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Paser ini juga mengklarifikasi informasi sebelumnya yang ia sampaikan, terkait hasil rapid test petugas medis Puskesmas Long Ikis. Dia meralat dari sebelumnya ada sebanyak 34 petugas medis di Puskesmas tersebut dinyatakan reaktif rapid test, bertambah menjadi 67 orang, sementara 18 petugas medis lainnya dinyatakan non-reaktif. Sehingga total ada 97 petugas medis di Paser yang dinyatakan reaktif rapid test.

"Perbedaan data tersebut dikarenakan pada saat konferensi pers, pengecekan masih berlangsung, hingga data saat konferensi pers belum final," jelasnya.

Pada hari ini ia juga menyampaikan update pergerakan data hasil uji swab pasien dalam pengawasan atau PDP di Paser. Sebanyak empat pasien dalam pengawasan PDP hari ini memiliki hasil negatif, dengan hasil ini, pasien bisa pulang dari rumah sakit atau kembali ke rumahnya masing-masing.

Keempat pasien PDP yang dinyatakan negatif ini adalah:

  • Laki-laki usia 69 tahun asal Long Kali 
  • Laki-laki usia 21 tahun asal Paser Belengkong
  • Perempuan 20 tahun asal Tanah Grogot
  • Laki-laki 22 tahun asal Batu Kajang

Penulis: Yoghy Irfan
Editor: Awan

Berita Lainnya