Utama

Lebih Seribu Orang Masih Dalam Pemantauan, 78% Pasien Covid-19 di Kaltara Berstatus ODP dan OTG



Lebih Seribu Orang Masih Dalam Pemantauan, 78% Pasien Covid-19 di Kaltara Berstatus ODP dan OTG
Gambar Ilustrasi

SELASAR.CO, Tanjung Selor – Sebanyak delapan pasien konfirmasi Covid-19 di Kalimantan Utara (Kaltara) dinyatakan sembuh pada Senin (1/6/2020). Menambah catatan pasien sembuh Covid-19 di Bumi Benuanta. Kedelapan orang itu lima diantaranya berjenis kelamin laki-laki berada di Bulungan, yakni atas nama TA (41 tahun) dari klaster GKII Langap, ADS (27) kontak erat positif meninggal, HR (12) kontak erat klaster GKII Langap, dan dua dari klaster jemaah tablig Itijima Gowa dengan inisial EY (34), dan MT (76).

Sementara dua orang lainnya yang juga berjenis kelamin laki-laki berada di Tarakan dengan inisial ARL (33) dari klaster jemaah tablig Itjima Gowa, dan MDR (3) kontak erat jemaah tablig Itjima Gowa.  Sedangkan satu pasien positif yang sembuh berada di Kabupaten Tana Tidung (KTT) atas nama IMP (32) perempuan dari kasus transmisi lokal.

“Jumlah kumulatif kasus positif di Kaltara tetap 165 orang, meliputi yang sembuh menjadi 80 orang, dan positif meninggal dua orang, sehingga yang masih menjalani perawatan sebanyak 83 orang,” sebut Agust Suwandy, Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kaltara.

Kendati sudah sepekan tidak ada penambahan kasus konfirmasi positif baru di Kaltara, namun orang yang masih dalam pemantauan masih tinggi. Jumlahnya lebih dari seribu orang, atau tepatnya 745 orang masih berstatus orang tanpa gejala (OTG) dan orang dalam pemantauan (ODP) 305 orang. Sementara pasien dalam pengawasan (PDP) yang  menjalani perawatan sebanyak 51 orang.

Berdasarkan sebarannya, di Tarakan ada sebanyak 141 OTG dan 223 ODP, Nunukan 393 OTG dan 35 ODP, Bulungan 169 OTG dan 7 ODP, Malinau 42 OTG dan 3 ODP, dan Tana Tidung nihil OTG dan 37 ODP. “Sebagian besar (OTG dan ODP) hasil dari tracing kontak kasus yang positif,” jelas Agust.

Agust mengatakan, seluruh orang tersebut dalam pemantauan tim Gugus Tugas kabupaten/kota. Selama proses pemantauan tersebut, OTG maupun ODP melakukan isolasi diri baik secara mandiri maupun di tempat yang telah disediakan pemerintah daerah setempat.

“Masing-masing lama proses pemantauannya itu 14 hari,” tegas Agust.

Lebih lanjut, Agust menjelaskan dari 165 kasus konfirmasi positif Covid-19 di Kaltara berasal dari mereka yang berstatus ODP dan OTG.

“PDP 37 orang atau 22,4 persen, ODP 80 orang atau 48,5 persen, dan OTG 48 orang atau 29,1 persen,” tuntas Agust.

Penulis: Fathur
Editor: Yoghy Irfan

odp pdp otg klaster-gowa kaltara 

Berita Lainnya